Tinjauan hukum Islam terhadap anak beda agama yang mendapatkan harta peninggalan berdasarkan wasiat wajibah (analisis penetapan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 89/Pdt.P/2015/PA.Ckr)

Salsabila, Zakiyah (2016) Tinjauan hukum Islam terhadap anak beda agama yang mendapatkan harta peninggalan berdasarkan wasiat wajibah (analisis penetapan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 89/Pdt.P/2015/PA.Ckr). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (908kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (400kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (527kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (532kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (4MB) | Preview

Abstract

Agama Islam memiliki aturan yang tercantum dalam Al-Qur’an dan Sunnah, tetapi perkembangan kehidupan bermasyarakat terdapat hal-hal yang belum tercantum secara rinci salah satunya persoalan wasiat wajibah kepada ahli waris beda agama. Dalam hukum kewarisan Islam terdapat larangan bagi pewaris muslim dan ahli waris muslim untuk saling mewarisi seperti hadits Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan oleh Usamah yang artinya “Seorang muslim tidak mewarisi kepada orang-orang kafir, begitu pula orang kafir tidak mewarisi kepada orang muslim”. Akan tetapi, Mahkamah Agung memberikan putusan kepada ahli waris yang terhalang karena beda agama dalam bentuk wasiat wajibah dan kemudian dijadikan acuan oleh Pengadilan Agama Cikarang dalam memutus perkara Nomor 089/Pdt.P/2015/PA.Ckr. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan berkas perkara Nomor 089/Pdt.P/2015/PA.Ckr sebagai sumber data primer. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi serta wawancara. Data yang telah didapat tersebut kemudian dideskripsikan, dianalisa kemudian ditarik kesimpulan dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penilitian menunjukkan bahwa hakim PA Cikarang mengabulkan permohonan tersebut dengan memberikan hak wasiat wajibah kepada anak kandung yang memiliki agama yang berbeda dengan kadar bagian yang seharusnya ia terima tanpa menjadikannya ahli waris. Alasan hakim mengabulkan putusan tersebut berdasarkan kemaslahatan karena semasa hidup pewaris, ahli waris beda agama masih berhubunngan baik dengan pewaris maupun dengan ahli waris lainnya. Akan tetapi, menurut Kompilasi Hukum Islam, hak wasiat wajibah hanya diberikan kepada anak angkat atau orang tua angkat. Pemberian wasiat wajibah bagi ahli waris beda agama merupakan terobosan baru dalam hukum kewarisan Islam, pemberian tersebut merupakan bentuk wujud keadilan dan rasa kasih sayang yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hukum waris; Anak beda agama; Wasiat wajibah; Harta peninggalan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA.; Supangat, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 28 Apr 2017 07:25
Last Modified: 28 Apr 2017 07:25
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6776

Actions (login required)

View Item View Item