Pengaruh Intensitas Puasa Senin Kamis terhadap Kecerdasan Spiritual Santri Pondok Pesantren Daarun Najaah Jerakah Tugu Semarang

Mustaghfiroh, Mustaghfiroh (2013) Pengaruh Intensitas Puasa Senin Kamis terhadap Kecerdasan Spiritual Santri Pondok Pesantren Daarun Najaah Jerakah Tugu Semarang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
083111101_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111101_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (33kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111101_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111101_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111101_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111101_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111101_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (11kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas tentang pengaruh intensitas puasa Senin Kamis terhadap kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Daarun Najaah Jerakah Tugu Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang positif antara intensitas puasa Senin Kamis terhadap kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Daarun Najaah Jerakah Tugu Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan 60 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, angket tertutup untuk memperoleh data variabel X yaitu intensitas puasa Senin Kamis dan variabel Y yaitu kecerdasan spiritual santri. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif. Adapun pengujian hipotesis mengguanakan analisis regresi satu predictor dengan mengguanakan skor deviasi. Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa: 1. Tingkat intensitas puasa Senin Kamis santri pondok Pesantren Daarun Najaah Jerakah Tugu Semarang dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis yang menunjukkan nilai mean 31,95 yaitu terdapat antara interval 29 – 34. 2. Tingkat kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Daarun Najaah Jrakah Tugu Semarang dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis yang menunjukkan nilai mean 30,45 yaitu terdapat antara interval 28 - 32. 3. Adanya pengaruh yang positif antara intensitas puasa Senin Kamis terhadap kecerdasan spiritual santri Pondok pesantren daarun Najaah Jrakah Tugu Semarang. Hal ini dapat dibuktikan dengan persamaan regresi Ŷ = 14,954 + 0,485 X dan hasil varian garis regresi = 18,908 > = (0,05 ; 1,58) = 4, 00 berarti signifikan, dan = 18,908 > = (0,01 ; 1,58) = 7, 08 berarti signifikan. Dengan demikian hasilnya dinyatakan signifikan dan hipotesis yang diajukan diterima. Sedangkan porporsi varian Y yang diterangkan oleh X adalah 24,6 %, untuk 75,4% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Dengan melihat hasil pengujian hipotesis variabel di atas, diharapkan dapat menjadi bahan informasi dan rujukan bagi semua pihak. Baik bagi santri dan pengasuh untuk bersama-sama mewujudkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektualnya saja tapi juga diimbangi dengan kecerdasan spiritual yang tinggi. Sehingga terbentuklah generasi yang berbudi luhur dan berakhlak mulia.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Puasa Sunnah; Puasa Senin Kamis; Kecerdasan Spiritual
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 153 Mental processes and intelligence
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.53 Sawm, fasting (selain Ramadhan, puasa sunnah)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Farid Ma'ruf
Date Deposited: 09 Dec 2013 06:20
Last Modified: 09 Dec 2013 06:20
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/687

Actions (login required)

View Item View Item