Homoseksual dalam surat Al-A’rāf ayat 80-81 (kritik pemikiran Irshad Manji)

Rif’an, Muhammad (2016) Homoseksual dalam surat Al-A’rāf ayat 80-81 (kritik pemikiran Irshad Manji). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (795kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (917kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (809kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (662kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (259kB) | Preview

Abstract

Di Indonesia, perkawinan harus melibatkan hubungan antara perempuan dan laki-laki. Artinya, sebuah perkawinan dianggap sah ketika semua unsur terpenuhi yakni adanya perempuan dan laki-laki (hubungan heteroseksual). Allah menciptakan manusia tidak hanya terdiri dari dua jenis saja, yakni perempuan dan laki-laki. Ulama’ pun mewajibkan perkawinan heteroseksual. Dari jaman dulu penyimpangan seksual sudah muncul ke permukaan, tercatat dalam sejarah kisah tentang kaum Nabi Luṭ, dikisahkan bahwa kaum Nabi Luṭ melakukan praktek homoseksual sehingga mendapat adzab dari Allah swt. Sekarang, hubungan seksual yang tidak wajar yang sering disebut dengan LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transseksual) kembali mencuat. Bahkan, di belahan bumi utara, tepatnya Kanada muncul seorang tokoh muslim bernama Irshad Manji yang membolehkan hubungan pernikahan sesama jenis (homoseksual). Sehingga menarik peneliti untuk membahas tentang pemikirannya. Selanjutnya penelitian ini berjudul “homoseksual dalam Surat al-A’rāf ayat 80-81 (Kritik pemikiran Irshad Manji)”. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian Library Research, metode analisis yang digunakan adalah analisis isi, penelitian yang mencoba untuk mendeskripsikan tentang pemikiran Irshad Manji tentang homoseksual. Kemudian, teori Manji ini ditelusuri dan dikaji untuk dicari keautentikan teori yang diangkat oleh Manji. Metodologi yang digunakan Manji pemikirannya adalah the progressive ijtihadist, yaitu para pemikir muslim modern/kontemporer yang berupaya menafsir ulang ajaran agama agar bisa menjawab kebutuhan masyarakat modern. Mereka berpijak pada konsep dasar usul fikih dengan mengedepankan konsep contextual based ijtihad (progressive ijtihadist) yang bertitik-tolak dari nilai-nilai dasar Islam yang esensial (maqâshid assyarî`ah). Irshad Manji menitik beratkan penafsiran ayat tentang kisah Nabi Luṭ pada Surat al-A’rāf ayat 80-81 pada sisi lain dari dosa yang dilakukan kaumnya, bukan pada dosa melakukan homoseksual. Sehingga beliau membolehkan perilaku homoseksual. Serta beliau berargumen bahwa pelarangan homoseksual adalah hasil dari budaya primitif sehingga dapat dilawan. Pemikiran Irshad Manji tentang pembolehan homoseksual ini, bertolak belakang dengan pemikiran dan pemahaman ulama lain. Di sisi lain, para ulama baik klasik maupun modern menitik beratkan pada perilaku homoseksual yang merupakan penyimpangan seksual. Manji juga tidak memperhatikan pada ayat lain tentang fitrah manusia. Sementara dalam perspektif ilmu tafsir dibutuhkan ilmu munasabah ayat yaitu ilmu yang membahas tentang keterkaitan satu ayat dengan ayat yang lainnya sehingga dalam memahami sebuah ayat akan lebih komprehensif.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Homoseksual; Tafsir Al-Qur'an
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Additional Information: Pembimbing: Mundhir, M. Ag.; Moh. Nur Ichwan, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 02 Jun 2017 04:16
Last Modified: 02 Jun 2017 04:16
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6913

Actions (login required)

View Item View Item