Peran pemuda dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama (studi kasus di Komunitas Lintas Iman Pondok Damai Kota Semarang)

Afdol, Sokhibul (2016) Peran pemuda dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama (studi kasus di Komunitas Lintas Iman Pondok Damai Kota Semarang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (268kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (440kB) | Preview

Abstract

Kerukunan beragama merupakan suatu pondasi penting dalam menciptakan suatu keharmonisan antar lapisan masyarakat yang berbeda-beda. Menciptakan kerukunan umat beragama baik di tingkat daerah, provinsi, maupun pemerintah merupakan kewajiban seluruh warga negara beserta intansi pemerintah lainya. Dalam hal ini, yang memiliki peran penting adalah pemuka agama, tokoh masyarakat dan pemerintah. Selain peran tokoh agama, pemuka agama dan pemerintah, ada pula pemuda. Pemuda adalah orang-orang yang masih produktif dalam kehidupan bermasyarakat, masih bisa diandalkan dalam berbagai kegiatan apapun, termasuk upaya dalam mewujudkan kerukunan umat beragama. Salah satu usaha untuk mewujudkanya, di Semarang aktifis muda lintas iman, mendesain proses dialog lintas agama yang tergabung dalam komunitas. Pondok Damai. Sebuah komunitas yang sampai saat ini masih terawat mengadakan regenerasi peserta yang sekaligus sebagai agen pluralisme. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Penelitian ini bersifat studi lapangan (field research), yaitu kegiatan penelitian yang mengkaji data, dokumen, dan sumber lisan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan ialah deskriptif-kualitatif. Sedangkan pendekatan analisis yang digunakan yaitu pendekatan pendekatan fenomenologis, yaitu pendekatan memahami perilaku manusia dari segi kerangka berpikir maupun cara bertindak orang-orang itu sendiri. Adapun sumber data yang digali adalah bagaimana peran pemuda dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini menemukan beberapa peran pemuda dalam mewujudkan kerukunan umat beragama. Diantaranya yaitu, menerapkan ajaran toleransi, mengadakan dialog interaktif, menyumbangkan ide atau gagasan yang baru dan kreatif untuk membangun perdamaian, selalu melakukan follow-up atas paradigma baru yang didapatkan di Pondok Damai, mengadakan sosialiasi kedamaian, dan mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama menciptakan kerukunan. Faktor pendukung adalah dari tokoh agama baik dalam bentuk materi maupun non materi. Saling membantu antar peserta Pondok Damai. Bersedia bersama meredupkan sikap fanatisme. Adapun Faktor Penghambat dalam upaya mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Pondok Damai, ada peserta, ekspansi jaringan Dana, belum memiliki well documented. Artinya, komunitas Pondok Damai belum memiliki dokumentasi yang tertulis dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Drs. Zainul Arifin, M. Ag.; Ahmad Afnan Anshori, MA., M. Hum.
Uncontrolled Keywords: Kerukunan umat beragama; Komunitas lintas iman; Interaksi sosial
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Perbandingan Agama
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 16 Jun 2017 05:47
Last Modified: 16 Jun 2017 05:47
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6999

Actions (login required)

View Item View Item