Studi Komparasi antara Akhlak Siswa yang Mengikuti Program Mentoring dengan yang Tidak Mengikuti Program Mentoring Sie Kerohanian Islam (Rohis) di SMA Negeri 3 Semarang

Probowati, Eni (2013) Studi Komparasi antara Akhlak Siswa yang Mengikuti Program Mentoring dengan yang Tidak Mengikuti Program Mentoring Sie Kerohanian Islam (Rohis) di SMA Negeri 3 Semarang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
083111145_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (654kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111145_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111145_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (302kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111145_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111145_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111145_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111145_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (22kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara akhlak siswa yang mengikuti program mentoring (x) dengan yang tidak mengikuti program mentoring (y) sie. Kerohanian islam (ROHIS) di SMA Negeri 3 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan survai dengan teknik komparasi, subjek dalam penelitian ini sebanyak 78 (tujuh puluh delapan) responden, yang terbagi dalam dua kelompok, kelompok pertama yaitu siswa yang mengikuti program mentoring dan kelompok yang kedua yaitu siswa yang tidak mengikuti program mentoring. Masing-masing 39 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket pada siswa, dokumentasi dan observasi di sekolah. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis statistik. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan analisis t-score. Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti program mentoring termasuk pada kategori baik, yaitu dengan nilai rata-rata 231,641 dengan nilai terendah 199 dan nilai tertinggi 269. Akhlak siswa yang tidak mengikuti program mentoring termasuk pada kategori cukup yaitu dengan nilai rata-rata 211,846 dengan nilai terendah 169 dan nilai tertinggi 237. Ada perbedaan yang meyakinkan tentang akhlak siswa yang mengikuti program mentoring dengan yang tidak mengikuti program mentoring sie. Kerohanian Islam (ROHIS). Siswa yang mengikuti program mentoring memiliki akhlak lebih baik dari pada siswa yang tidak mengikuti program mentoring, perbedaan akhalak tersebut, ditunjukkan oleh rumus t-score. Dimana ( ) lebih besar dari pada nilai t yang ada pada tabel t (df) baik taraf signifikansi 1% ( ) maupun taraf signifikansi 5% ( ). Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para guru dan orang tua untuk memberikan motivasi kepada siswa-siswanya agar lebih semangat dalam mengikuti program mentoring sebagai sarana tambahan dalam memahami agama islam, mengingat masih kurangnya pemahaman siswa terhadap agama Islam. Hal itu dikarenakan siswa hanya mendapatkan materi keagamaan selama dua jam dalam sepekan, sehingga materi pendidikan agama masih sampai pada tataran teori dan belum sampai pada tataran amal. Oleh karena itu perlu ditambah waktu khusus untuk mengkaji materi keislaman di luar jam pelajaran untuk membina akhlak mereka, yaitu melalui mentoring.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kerohanian Islam (Rohis); Akhlak Siswa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Farid Ma'ruf
Date Deposited: 09 Dec 2013 06:39
Last Modified: 09 Dec 2013 06:39
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/707

Actions (login required)

View Item View Item