Dakwah pondok pesantren Bahrul Ulum Kaliwungu Kendal

Shobirin, Achamat (2017) Dakwah pondok pesantren Bahrul Ulum Kaliwungu Kendal. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (514kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (416kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (476kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (339kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (878kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk Dakwah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kaliwungu Kendal. Serta mengetahui peran KH. Solekhan Al-Akbary dalam pelaksanaan Dakwah Islam di masyarakat Kaliwungu Kendal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif Deskriptif. Adapun metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dakwah yang dilakukan di pondok pesantren Bahrul Ulum dilakukan dengan tiga cara yaitu: pertama al-hikmah,contohnya seperti, kegiatan pengajian, kegiatan Maulid Nabi, Qira’ah Qur’an karena penggunaan teori al-hikmah dalam dakwah semata-mata dapat dilakukan da’i dengan pertolongan Allah secara langsung atau melalui utusan-Nya. Peran seorang da’i berdakwah hanyalah menyeru atau mengajak kepada mad’u untuk senantiasa mengingat Allah, mendekatkan diri kepada-Nya, dan meminta sesuatu hanya kepada-Nya. Kedua berdakwah dengan bentuk mauidhah hasanan dimana dakwah ini disampaikan dengan menggunakan tutur kata yang sopan, mudah dipahami sehingga materi dakwah mudah diterima oleh mad’unya. Caranya dengan melalui pembinaan penanaman moral dan etika seperti, Kyai memberi contoh kepda santri ataupun remaja masyarakat sekiatar pondok dengan kesabaran, keberanian, menepati janji, welas asih hingga kehormatan diri.Ketiga dengan mujadalah, bentuk dakwah dengan mujadalah adalah berdakwah dengan cara berdiskusi atau berdialog yang mengedepankan kebenaran yang sesungguhnya seperti, diskusi dengan santri ataupun dengan para ustadz dan ustadzah dalam bertukar pikiran ataupun pendapat yang mencapai kebenaran. Adapun materi yang di sampaikan oleh KH. Solekhan Al-Akbary dalam berdakwahnya yaitu: 1). KH. Solekhan Al-Akbary dalam mengajarkan agama Islam lebih menekankan ajaran tentang aqidah (tauhid), karena disesuaikan dengan kondisi situasi dan kebutuhan masyarakat Kaliwungu pada saat itu, sehingga dalam menyebarkan agama Islam tidak mengalami pertentangan dari masyarakat justru mendapat dukungan dari masyarakat tersebut. 2). KH. Solekhan Al-Akbary mengajarkan metode kepesantrenan di Kaliwungu dimana metode tersebut merupakan metode yang paling efektif untuk membentuk generasi yang Islami. Konsekuensi dari tema dakwah pondok pesantren ini adalah para santri tambah beriman dan bertakwa dengan ilmu agama dan keterampilan yang dimilikinya, masyarakat sekitar lebih mengenal dalam nilai-nilai ajaran Islam seperti bershalawat, mauludan, selametan ataupun dzikir.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Dakwah; Pondok pesantren
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Additional Information: Pembimbing: Hatta Abdul Malik, S. Sos. I., MSI.; Agus Riyadi, S. Sos. I., MSI.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 01 Aug 2017 06:29
Last Modified: 01 Aug 2017 06:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7100

Actions (login required)

View Item View Item