Pelaksanaan bimbingan Islam dalam menumbuhkan kepercayaan diri penyandang tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang

Yulianti, Eri (2017) Pelaksanaan bimbingan Islam dalam menumbuhkan kepercayaan diri penyandang tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (759kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (501kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (432kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (544kB) | Preview

Abstract

Kepercayaan diri adalah salah satu aspek kepribadian yang penting pada seseorang. Tanpa adanya kepercayaan diri akan banyak menimbulkan masalah pada diri seseorang. Kepercayaan diri tidak dapat dipisahkan dengan perilaku seseorang. Seperti halnya kepercayaan diri yang tidak bisa dinafikan dalam kehidupan manusia, manusia tidak bisa terlepas dari sebuah kepercayaan yang disebut agama karena sudah merupakan fitrah manusia untuk mengakui kekuatan yang tertinggi yaitu Allah SWT, termasuk juga bagi seorang tunanetra merupakan kebutuhan untuk menunjang kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kepercayaan diri penyandang tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang, untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan bimbingan Islam dalam menumbuhkan kepercayaaan diri penyandang tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan psikologi dan pendekatan bimbingan. Pendekatan psikologi digunakan untuk mengetahui kondisi psikis penyandang tunanetra. Pendekatan bimbingan digunakan untuk mengetahui bagaimana peran pembimbing dalam membantu menyadarkan individu yang mengalami tunanetra sehingga dapat menerima keadaan yang dihadapi. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer adalah pembimbing dan penyandang tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang. Sumber data sekunder adalah literatur yang menunjang data primer dalam menganalisis data, yakni data yang diperoleh melalui satu atau lebih dari pihak yang bukan peneliti sendiri (seperti dokumentasi dan sejumlah informan). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan model Milles dan Hubberman, meliputi data reduction, data display, dan verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kondisi kepercayaan diri penyandang tunanetra sebelum bergabung di Yayasan Komunitas Sahabat Mata masih belum bersifat positif terbukti dengan masih adanya rasa rendah diri, minder, takut, ragu-ragu, gerogi, egois, was-was, gelisah, bersifat tertutup, mudah tersinggung, bergantung pada orang lain yang berlebihan, mudah menyerah, menarik diri dan curiga terhadap orang lain. Kedua, pelaksanaan bimbingan Islam dalam menumbuhkan kepercayaan diri pada penyandang tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang dilakukan dengan dua bentuk yakni bimbingan kelompok dan bimbingan individu. Adapun materi yang disampaikan dalam bimbingan Islam adalah tentang keimanan, ibadah, akhlak, serta kehidupan sosial. Sedangkan metode yang digunakan dalam bimbingan Islam di Yayasan Komunitas Sahabat Mata adalah metode langsung (ceramah, ketauladanan, dan diskusi) dan metode tidak langsung (melalui radio, mendengarkan buku bicara, dan akses internet). Bimbingan Islam yang dilakukan oleh Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang dalam rangka menumbuhkan kepercayaan diri penyandang tunanetra cukup efektif, hal itu terbukti dengan munculnya beberapa sifat pada penyandang tunanetra, diantaranya: berani, tidak minder, mampu bertanggungjawab, lebih mandiri, tidak mementingkan diri sendiri, suka menolong, lebih semangat, menerima kritik dan saran dari orang lain, tenang menghadapi suatu masalah dan yakin terhadap kemampuan dalam dirinya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Islam; Kepercayaan diri; Tunanetra
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 158 Applied psychology
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Additional Information: Pembimbing: H. Abdul Sattar, M. Ag.; Anila Umriana, M. Pd.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 07 Aug 2017 00:47
Last Modified: 07 Aug 2017 00:47
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7108

Actions (login required)

View Item View Item