Manajemen pengelolaan Masjid Agung Magelang dalam pelayanan ibadah pada umat Islam

Wibisono, Ndaru Amirudin (2017) Manajemen pengelolaan Masjid Agung Magelang dalam pelayanan ibadah pada umat Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (772kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (377kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan manajemen pengelolaan Masjid Agung Magelang dalam pelayanan ibadah umat, yang di dalamnya terdapat fungsi-fungsi manajemen yang meliputi planning, organizing, actuating, dan controlling. Sehingga dapat mengetahui bagaimana sistem kerja dalam pelaksanaan pelayanan pengurus Masjid Agung Magelang untuk umat muslim, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat proses kegiatan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut metode yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan manajemen, sedangkan spesifikasi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan: metode observasi, metode interview (wawancara) dan metode dokumentasi. Adapun metode analisis yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yang bertujuan melukiskan secara sistematis dalam proses pelaksanaan manajemen pengelolaan masjid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan Masjid Agung Magelang di dalamnya terdapat penerapan manajemen. Dalam proses kegiatan tersebut terlebih dahulu direncanakan hal-hal yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan, diantaranya dengan mengadakan rapat untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan, menentukan para pelaksana, menentukan segala peralatan yang dibutuhkan, menjaga kebersihan lingkungan masjid, dan mempersiapkan sarana prasarana ibadah dengan baik. Pengorganisasian merupakan fungsi yang memudahkan dalam pembagian tugas dan menyusun rencana kerja. Tugas-tugas yang diberikan oleh para pengurus adalah tugas yang sesuai dengan keahliannya masing-masing. Fungsi ketiga adalah penggerakan, yaitu dengan memberikan motivasi dan semangat kepada jajaran pengurus, dalam memberikan pelayanan kepada umat. Fungsi terakhir adalah pengawasan yaitu pimpinan atau ketua melakukan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan. Dalam kegiatan manajemen pengelolaan Masjid Agung Magelang dalam pelayana ibadah umat, tentunya tidak terlepas dari berbagai macam faktor pendukung dan penghambat. Beberapa hal yang menjadi faktor pendukung ialah (1) Kesadaran Kepengurusan Ta’mir Masjid Agung Magelang untuk memakmurkan masjid dan memberikan pelayanan kepada umat cukup tinggi. (2) Sarana prasarana yang lengkap dan baik. (3) Masjid Agung Magelang sangat nyaman dan bersih untuk melakukan kegiatan dan ibadah. (4) Adanya hubungan yang baik antara pengurus dan jamaah. (5) Adanya hubungan baik antara pengurus dengan masyarakat dan pejabat pemerintah serta pihak dari kementerian agama. (6) Jumlah jamaah yang hanya mampir untuk singgah dan melakukan ibadah cukup tinggi. (7) Letak Masjid Agung Magelang yang berada di pusat kota di depan alun-alun Kota Magelang sangatlah strategis dan menjadi faktor utama dengan selalu meningkatnya jumlah jamaah. (8) Kesadaran jamaah masjid yang tinggi akan pentingnya bersedekah dan infaq hal ini ditunjukan dengan semakin bertambahnya infaq. (9) Sumber keuangan dan kas yang cukup banyak menjadi modal untuk memberikan santunan dan memperlancar terselenggaranya kegiatan. (10). Pengurus Masjid Agung Magelang mempersiapkan imam dan mubaligh yang handal. Sedangkan hal-hal yang menjadi faktor penghambat ialah (1) Tidak melibatkannya seluruh elemen masyarakat dari berbagai organisasi Islam seperti Muhammadiyah, Persis atau yang lain, dan kebanyakan dari pengurus Nahdlatul Ulama. (2) Agenda dari Masjid Agung Magelang hanya sebatas kegiatan ritual saja, untuk kegiatan dalam pemanfaatan fungsi masjid sebagaimana pada zaman Rasulullah saw belum terlaksana maksimal. (3) Belum adanya kegiatan-kegiatan dakwah yang lebih bermacam jenisnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Saerozi, S. Ag., M. Pd.; Dedy Susanto, S. Sos. I., MSI.
Uncontrolled Keywords: Manajemen masjid; Pelayanan ibadah; Takmir masjid
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.35 Sacred places. Pilgrims
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 09 Aug 2017 08:56
Last Modified: 09 Aug 2017 08:56
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7125

Actions (login required)

View Item View Item