Studi Analisis Aplikasi Konsep Mengatasi Kefakiran Menurut Yusuf Qardhawi

Fukhuludin, M. Irkham (2012) Studi Analisis Aplikasi Konsep Mengatasi Kefakiran Menurut Yusuf Qardhawi. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
082411039_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (617kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411039_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411039_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411039_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411039_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411039_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411039_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (13kB) | Preview

Abstract

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk berupaya menyeimbangkan kesejahteraan antara dunia dan akherat. Menurut Yusuf Qardhawi, akibat kefakiran akan menimbulkan bahaya yang mengancam individu maupun masyarakat. Bahaya tersebut akan mengancam akidah/iman, dan akhlak/moral. Kefakiran juga akan mengancam kestabilan pemikiran, keluarga dan masyarakat. Sebagai perumusan masalahnya yaitu bagaimana pandangan Yusuf Qardhawi tentang kefakiran? Bagaimana Aplikasi Konsep Mengatasi Kefakiran Menurut Yusuf Qardhawi? Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan (Library Research) dengan cara membaca, menelaah buku-buku dan artikel yang berkaitan dengan pemikiran Yusuf Qardhawi dengan pendekatan kualitatif, yakni bersifat deskriptif-analisis. Sumber primernya yaitu buku karya Yusuf Qardawi dengan judul aslinya “Musykilah al-faqr wakaifa ‘Âlajahâ al-Islâm” yang di terjemahkan oleh Syafril halim dalam bahasa Indonesia dengan judul “Kiat Islam Mengentaskan Kemiskinan. Adapun data sekundernya berupa buku-buku pendukung, lainnya. Dalam menganalisis data merupakan kegiatan mengelompokan antara fakta yang satu dengan fakta yang lain sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan sebagai akhir pembahasan. Selanjutnya yang akan dianalisis secara tekstual, yaitu dengan mengamati pandangan atau konsep Yusuf Qardhawi Tentang Konsep Pengentasan Kemiskinan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pandangan Yusuf Qardhawi tentang kemiskinan, bahwa menurut Yusuf Qardhawi, dari dahulu hingga sekarang umat manusia memiliki sikap dan pandangan yang berbeda dalam menyikapi kemiskinan. Menurut Yusuf Qardhawi sikap Islam terhadap harta adalah bagian dari sikapnya terhadap kehidupan dunia. Dalam memandang dunia, Islam selalu bersikap tengah-tengah dan seimbang. Islam tidak condong kepada paham yang menolak dunia secara secara mutlak, yang menganggap dunia adalah sumber kejahatan yang harus dilenyapkan. Islam juga tidak condong kepada paham yang menjadikan dunia sebagai tujuan akhir, sesembahan, dan pujaan. Konsep Yusuf Qardhawi dapat diaplikasikan di Indonesia, karena mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam. Seperti halnya pada konsep zakat manakala dijalankan secara proporsional dan berkeadilan secara benar dan tepat, maka sebetulnya zakat saja sudah dapat mengurangi angka orang-orang hidup di bawah garis kemiskinan, namun demikian realita membuktikan bahwa distribusi zakat belum maksimal dan belum sesuai dengan harapan semua pihak. Demikian pula jika para konglomerat di Indonesia punya komitmen untuk mengentaskan kefakiran atau orang-orang yang hidup di bawah garis kemiskinan, maka sebetulnya angka kemiskinan tidak terus menerus meningkat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kefakiran; Kemiskinan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Islam
Depositing User: Muhammad Qomarudin
Date Deposited: 09 Dec 2013 07:54
Last Modified: 09 Dec 2013 07:54
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/723

Actions (login required)

View Item View Item