Kedudukan maqâshid al-syarî’ah dalam pembaharuan hukum Islam

Khasan, Moh (2008) Kedudukan maqâshid al-syarî’ah dalam pembaharuan hukum Islam. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 8 (2). pp. 296-314. ISSN 1411-9188

[img]
Preview
Text
Khasan_Maqasid_dan_Pembaharuan_Hukum.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (218kB) | Preview

Abstract

Perubahan adalah satu-satunya keniscayaan dari alam semesta ini, oleh karenanya pembaharuan hukum Islam menjadi sebuah tuntutan yang akan selalu relevan dengan perubahan alam itu. Keberadaan maqâshid al-syarî’ah menjadi sangat urgen di sini sebab tidak ada khithâb al-Syâri’ yang tidak senantiasa disertai oleh maqâshid al-syarî’ah sebagai nilai, tujuan dan rahasia syara’ dalam semua atau sebagian besar hukumnya. Oleh sebab itu dalam setiap penetapan hukum melalui ijtihad, para mujtahid seharusnya selalu memperhatikan maqâshid al-syarî’ah yang intisarinya adalah jalb al-masâlih dan dar’ al-mâfasid. Secara historis para fukaha’ telah menerapkan maqâshid al-syarî’ah dalam istimbath hukum mereka menurut metode masing-masing. Dari beberapa bukti sejarah tersebut dapat disimpulkan bahwa perubahan hukum bergantung pada perubahan nilai maslahah.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Maqâshid al-Syarî’ah; Pembaharuan hukum Islam; Maslahat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions
Divisions: Artikel Jurnal (Journal Articles)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 31 Aug 2017 03:56
Last Modified: 31 Aug 2017 03:56
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7231

Actions (login required)

View Item View Item