Peranan tiga pilar sistem pemasyarakatan dalam pembentukan karakter warga binaan muslim Lapas Kelas I Semarang

Anggriawan, Eka Setya Dian (2017) Peranan tiga pilar sistem pemasyarakatan dalam pembentukan karakter warga binaan muslim Lapas Kelas I Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (490kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (417kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (1MB) | Preview

Abstract

Perlu kita ketahui bersama bahwa sebagian besar dari penghuni Lapas kelas I Semarang ialah muslim dan tidak semua orang yang berada di Lapas kelas I Semarang murni telah melakukan tindak pidana kriminal secara sengaja, ada pula yang tanpa disengaja itu merupakan sebuah tindak pidana kriminal yang mengakibatkan seseorang di pidana. Program pembentukan karakter muslim melalui metode dakwah telah diterapkan dan sangat dibutuhkan guna menunjang perubahan sikap atau karakteristik muslim bagi para narapidana di Lapas kelas I Semarang, sebagai gambaran awal bagi narapidana yang baru pertama kali memasuki Lapas maka sikapnya masih cenderung terhadap karakter bawaan sewaktu dia tinggal diluar Lapas seperti halnya: tidak pernah shalat, mengaji, berkata dan berperilaku kasar atau tidak mencerminkan layaknya karakter muslim Sahihul Ibadah seperti yang dikemukakan Hasan Al-banna yang disyarahkan dalam bukunya Muhammad Husain Isa dan Ali Mansyur. Oleh sebab itu peranan tiga pilar sistem pemasyarakatan sangat diperlukan guna membentuk karakter muslim para narapidana Lapas kelas I Semarang. Tentunya melalui metode dakwah yang relevan pula pembentukan karakter muslim tersebut dapat diterima dikalangan narapidana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan dakwah, karena dakwah dikalangan narapidana tidak dapat dipisahkan dari tujuan pemasyarakatan secara umum yaitu supaya narapidana menjadi lebih baik serta tidak melanggar hukum lagi. Tempat penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimanakah peranan Tiga Pilar Sistem Pemasyarakatan dalam membentuk karakter warga binaan muslim Lapas Kelas I Semarang. 2) Untuk mengetahui metode dakwah yang relevan dalam membentuk karakter warga binaan muslim Lapas Kelas I Semarang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara garis besar peranan tiga pilar di Lapas Kelas I Semarang diantaranya sebagai berikut: petugas pemasyarakatan berperan sebagai pembina WBP dan mediator terhadap masyarakat, warga binaan pemasyarakatan berperan sebagai subjek pembinaan dan dapat pula sebagai mediator terhadap masyarakat melalui petugas pemasyarakatan, masyarakat berperan sebagai bagian dari proses pembinaan dalam memberikan dukungan, saran dan pendapat. Metode dakwah yang diterapkan di lapas kelas I Semarang ialah menggunakan metode ceramah dan ditindak lanjuti dengan metode personal approach .

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Warga binaan lapas; Pembentukan karakter; Lembaga pemasyarakatan
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 365 Penal and related institutions
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Additional Information: Pembimbing: Dra. Maryatul Kibtyah, M. Pd.; Hj. Widayat Mintarsih, M. Pd.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 27 Sep 2017 07:16
Last Modified: 27 Sep 2017 07:16
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7322

Actions (login required)

View Item View Item