Peran Pembiayaan Ba’i bi Tsaman Ājil (BBA) terhadap Pemberdayaan Usaha Mikro (Studi Kasus pada BMT NU Sejahtera Cabang Klipang Semarang)

Fitriyanto, Agus (2012) Peran Pembiayaan Ba’i bi Tsaman Ājil (BBA) terhadap Pemberdayaan Usaha Mikro (Studi Kasus pada BMT NU Sejahtera Cabang Klipang Semarang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
082411084_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (824kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411084_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411084_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411084_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411084_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411084_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082411084_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (32kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembiayaan Bi Tsaman Ājil (BBA) terhadap pemberdayaan usaha mikro di BMT. Produk yang ada di BMT BMT NU Sejahtera Cabang Klipang Semarang, yaitu: ba’i bi tsaman ājil (BBA), pembiayaan murābahah (MBA), pembiayaan musyārakah (MSA), pembiayaan mudhārabah (MDA), dan pembiayaan qard hasan.. Dari produk yang ada peneliti tertarik untuk meneliti produk BBA, karena BBA adalah produk yang paling banyak di minati oleh nasabah khususnya para usaha mikro. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui peran pembiayaan BBA terhadap pemberdayaan usaha mikro serta faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi BMT dalam memberikan pembiayaan BBA untuk meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Dalam proses pengambilan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengumpulkan semua data yang ada baik data primer dan sekunder kemudian menganalisis dan mengambil kesimpulan dari data tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa pembiayaan BBA terhadap pemberdayaan usaha mikro yaitu BMT memiliki 3 peran dalam pemberdayaan usaha mikro yaitu sebagai 1. Peran Motivator yaitu mendorong nasabah untuk mengembangkan potensi dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi nasabah. 2. Peran Fasilitator yaitu menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh nasabah dan 3. Peran Katalisator yaitu mempercepat menghubungkan antara nasabah dengan penyedia barang.. Faktor pendukung dalam memberikan pembiayaan BBA untuk meningkatkan pemberdayaan usaha mikro adalah lokasi dekat pasar, pembiayaan BBA lebih mudah di pahami dan usaha mikro memilih pembiayaan yang cara pembayarannya tidak memberatkan. Faktor menghambatnya yaitu pemahaman masyarakat yang rendah terhahap produk di BMT, rendahya kredibilitas BMT dimata masyarakat, pola pencatatan arus kas usaha nasabah yang masih belum sesuai standard, kredit macet, sulitnya memahami karakter nasabah, sulit menemukan nasabah yang produktif dan persaingan dan perebutan pasar keuangan mikro.Solusi dalam menangani penghambat tersebut adalah meningkatan profesionalitas pelayanan dan operasional BMT, peningkatan permodalan BMT, sosialisasi yang lebih intensif dan intergal yang mampu menjangkau masyarakat awam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Ba’i bi Tsaman Ājil (BBA); Pemberdayaan Usaha Mikro
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Islam
Depositing User: Muhammad Qomarudin
Date Deposited: 09 Dec 2013 08:09
Last Modified: 09 Dec 2013 08:09
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/739

Actions (login required)

View Item View Item