Konsep wawasan kebangsaan menurut KH. Abdurrahman Wahid dan implikasinya dalam pendidikan Islam

Safi’i, Imam (2017) Konsep wawasan kebangsaan menurut KH. Abdurrahman Wahid dan implikasinya dalam pendidikan Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (970kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (495kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (559kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (423kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (274kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berawal dari sebuah realitas pendidikan Islam yang menurut peneliti cukup menjadi perhatian bersama kaitannya dengan membangun wawasan kebangsaan kepada peserta didik. Wawasan kebangsaan menjadi sangat penting untuk dimasukkan dalam institusi pendidikan Islam, mengingat masyarakat Indonesia yang sangat plural baik suku, ras, budaya, agama maupun golongan lainnya. Penelitian ini mencoba menelisik tentang konsep pendidikan Islam berwawasan kebangsaan dalam pandangan KH. Abdurrahman Wahid. Adapun rumusan masalahnya adalah: 1. Bagaimana konsep pendidikan berwawasan kebangsaan ? 2. Bagaimana Konsep wawasan Kebangsaan menurut KH. Abdurrahman Wahid dan implikasinya dalam pendidikan Islam ? jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Analisis data menggunakan content analysis/analisis isi. Adapun temuan penelitian ini adalah: 1. Pendidikan berwawasan kebangsaan mengajak kepada peserta didik untuk meningkatkan paham, rasa, dan semangat kebangsaan yang baik, yang ditunjukkan dengan perilaku bersaudara, demokratis, saling menerima dan menghargai, serta saling menolong dalam berinteraksi sosial dengan sesama warga Indonesia. 2. K.H. Abdurrahman Wahid tidak memperselisihkan antara pendidikan Islam dan Nasionalisme, justru pendidikan Islam harus mendukung Nasionalisme. Agama Islam menurut Gus Dur mempunyai keterikatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dimana agama Islam mampu memberi kontribusi positif dalam nasionalisme Indonesia. Melalui proses pendidikan Islam, peserta didik harus mampu membangun peradaban masyarakat dan bangsanya dengan potensi dan pengetahuan yang dimiliki.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorWahib, AbdulUNSPECIFIED
Thesis advisorMuthohar, AhmadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Wawasan kebangsaan; Pendidikan Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing : Dr. Abdul Wahib, M. Ag.; H. Ahmad Muthohar, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 27 Oct 2017 01:33
Last Modified: 27 Oct 2017 01:33
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7424

Actions (login required)

View Item View Item