Mekanisme restukturisasi dalam meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah di KSPPS Bus Lasem KC. Banyumanik

Sopingi, Sopingi (2017) Mekanisme restukturisasi dalam meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah di KSPPS Bus Lasem KC. Banyumanik. Diploma thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
1405015090.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pembiayaan bermasalah tersebut bisa disebabkan banyak faktor, sehingga pihak KSPPS Bina Ummat Sejahtera Lasem Cabang Banyumanik harus mampu menanganinya secara serius, agar proses pendanaan dalam KSPPS Bina Ummat Sejahtera Lasem Cabang Banyumanik tersebut dapat berjalan dengan lancar. Pembiayaan bermasalah selalu ada dalam hal pembiayaan, hal tersebut tidak mungkin bisa dihindari. Pihak KSPPS hanya bisa menekan seminimal mungkin besarnya pembiayaan bermasalah. Dari apa yang akan menjadi pokok permasalahan yang akan dibahas, penulis menggunakan metode penelitian Kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang restrukturisasi untuk meminimalisir pembiayaan bermasalah. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi dan dokmentasi. Kemudian teknik analisa menggunakan metode deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai subjek penelitian berdasarkan data dan variabel yang diperoleh dari kelompok subjek yang diteliti. Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah penulis lakukan, penulis dapat menyimpulkan beberapa kesimpulan: dengan adanya penyebab yang terjadi akan adanya pembiayaan, sebelumnya KSPPS Bina Ummat Sejahtera Lasem KC Banyumanik telah mengantisipasi dengan restrukturisasi untuk meminimalir sebelum terjadinya pembiayaan bermasalah. Dengan demikian maka jika terjadi atau sudah terjadi, maka KSPPS Bina Ummat Sejahtera Lasem KC Banyumanik melakukan tindakan dengan merubah adanya ketetapan akad perjanjian kepada anggota jika ada masalah pada saat pembayaran dilakukan. Demikian itu dilakukan untuk menghindari adanya tindakan Wanprestasi anggota dalam perjanjian awal yang sudah disepakati. Restukturisasi diberlakukan agar tidak terjadi kekacauan pada saat pembayaran angsuran rutin dilakukan tidak menumpuk secara berlebihan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorHuda, NurUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Restukturisasi; Pembiayaan Bermasalah; KSPPS
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.7 Kredit, pembiayaan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah (D3)
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 29 Mar 2018 02:25
Last Modified: 29 Mar 2018 02:25
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7561

Actions (login required)

View Item View Item