Problematika pembelajaran pendidikan agama Islam pada sekolah inklusif di Sekolah Dasar Negeri 3 Karangjati Blora tahun pelajaran 2016/2017

Ahnas, Maulida Aulia (2017) Problematika pembelajaran pendidikan agama Islam pada sekolah inklusif di Sekolah Dasar Negeri 3 Karangjati Blora tahun pelajaran 2016/2017. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
133111080.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pembelajaran PAI merupakan pembelajaran agama Islam yang terdapat di sekolah umum. Kewajiban pihak sekolah untuk memberi pelajaran agama kepada siswa sesuai dengan keyakinan yang dimiliki. Baik yang dianut anak umum maupun anak berkebutuhan khusus. ABK berhak mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana yang didapatkan oleh anak umum , salah satu solusinya yaitu pendidikan inklusif. Pendidikan inklusi menempatkan anak berkebutuhan khusus untuk belajar bersama di sekolah regular bersama dengan anak-anak umu lain agar ABK dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Kelas Inklusif Di Sekolah Dasar Negeri 3 KarangjatiBlora Tahun Pelajaran 2016/2017 . 2) Bagaimana Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Kelas Inklusif Di Sekolah Dasar Negeri 3 KarangjatiBlora Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan mulai bulan April 2017 di SD N 3 Karangjati Blora. Teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada kepala sekolah, guru PAI. Data dikumpulkan berdasarkan catatan lapangan, observasi, dan dokumentasi kemudian data ditranskip menjadi data yang lengkap. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada sekolah Inklusif di SD N 3 Karangjati Blora berjalan dengan semestinya perencanaan, metode, media dan evaluasi nya. Proses pembelajaran berjalan seperti sekolah dasar reguler biasa hanya saja guru menyederhanakan materi karena untuk memudahkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan, memberikan perhatain lebih untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus, seperti meberikan jam tambahan kepada mereka yang tertinggal materi pelajaran. 2) Problematika pembelajaran PAI yang pertama terkait minimnya sarana dan prasarana penunjang sistem pendidikan Inklusif, kemudian. yang kedua yakni tidak adanya guru khusus yang menangani anak-anak berkebutuhan khusus. Yang ketiga problem materi, guru mengalami masalah dalam penyamapaian materi yang disampaikan untuk anak umum dan anak yang berkebutuhan khusus terkadang materi tidak dapat diterima dengan sempurna oleh anak-anak berkebutuhan khusus . Kemudian kurangnya kesadaran dan motivasi dari orang tua untuk mendukung anak-anak nya dalam pelaksanaan atau praktek pembelajaran PAI di rumah masing-masing. Selanjutnya yaitu kurangnya fokus perhatian siswa terhadap guru dan materi yang diajarkan saat pembelajaran berlangsung.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSuja'i, Suja'iUNSPECIFIED
Thesis advisorMustopa, MustopaUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam (PAI); Sekolah inklusif
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 16 Apr 2018 05:34
Last Modified: 16 Apr 2018 05:34
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7602

Actions (login required)

View Item View Item