Analisis hukum Islam terhadap penyelesaian tindak pidana penganiayaan melalui mediasi di Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara

Yusuf, Muhammad (2017) Analisis hukum Islam terhadap penyelesaian tindak pidana penganiayaan melalui mediasi di Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112211053.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Peristiwa yang terjadi di Desa Menganti pada tanggal 11 oktober 2012 sempat menjadi perhatian bagi masyarakat sekitar. Pada waktu malam hari terjadi peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda terhadap seorang pria bernama Abdul Salam. Delik penganiayaan merupakan salah satu bidang garapan dari hukum pidana. Penganiayaan oleh KUHP secara umum diartikan sebagai tindak pidana terhadap tubuh. Mediasi yang dihasilkan dengan menyatakan bahwa perbuatan kekerasan yang dilakukan kakak intan secara bersama-sama merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Rumusan masalah dalam skripsi ini, a) Bagaimana Proses Mediasi di Desa Menganti dalam Perspektif KUHP di Indonesia? b) Bagaimana Pandangan Hukum Islam Terhadap Mediasi Sebagai Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan?. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik studi lapangan dan studi kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan melalui model interaksi secara langsung terhadap objek yang sedang diteliti baik melalui wawancara maupun pengamatan (observasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara lebih memilih menyelesaikan perkara pidana melalui jalur mediasi. Ini menunjukkan masyarakat tidak bergantung dengan hukum konvensional yang tidak mementingkan keinginan kedua belah pihak. Mediasi pidana sendiri di Indonesia belum memiliki payung hukum dalam sistem peradilan di Indonesia. Akan tetapi mediasi sudah dikenal Islam sejak zaman Nabi. Hal ini sebagaimana dalam Hukum Islam apabila sudah adanya pemaafan dari korban maupun keluarganya maka penjatuhan hukuman pun tidak dilaksanakan. Mediasi merupakan cerminan bahwa masyarakat masih menggunakan cara musyawarah dalam menyelesaikan kasus tindak pidana. Cara damai ini bisa dirasakan lebih memberikan rasa puas terhadap pelaku dan korban. Penyelesaian melalui mediasi merupakan langkah untuk mencari sebuah keadilan dengan memberikan hak-hak kepada pelaku dan korban. Mediasi yang dilakukan di Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara belum sesuai dengan sistem hukum positif di Indonesia karena belum memenuhi syarat-syarat yang sudah ditetapkan oleh KUHP, akan tetapi mediasi yang dilaksanakan di Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara sudah sesuai dengan kaidah-kaidah islam karena mediasi yang dilaksanakan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan syariat islam. Prinsip mediasi adalah sama-sama menang (win-win solution), sehingga para pihak yang terlibat sengketa merasakan tidak adanya pihak menang dan tidak kalah, Mediasi tidak hanya mempercepat proses penyelesaian sengketa, tetapi juga menghilangkan dendam dan memperteguh hubungan silaturahmi. Makna damai juga ditemukan dari kata Islam dan ditemukan dari misi totalitas ajaran Islam, yaitu menebarkan rahmat dan mewujudkan damai bagi seluruh alam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSulaeman, EmanUNSPECIFIED
Thesis advisorHarahap, Rustam Dahar Karnadi ApolloUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Mediasi; Penganiayaan; Hukum pidana; Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 27 Apr 2018 06:27
Last Modified: 27 Apr 2018 06:27
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7685

Actions (login required)

View Item View Item