Pelepasan nafkah anak panti oleh orang tuanya : studi kasus di panti sosial asuhan Al Hikmah Beringin, Ngalian Semarang

Rokhim, M. Hadi Nurur (2017) Pelepasan nafkah anak panti oleh orang tuanya : studi kasus di panti sosial asuhan Al Hikmah Beringin, Ngalian Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
122111074.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Di Indonesia, sudah terdapat ketentuan yang mengatur tentang nafkah orang tua terhadap anak, salah satunya di dalam KHI pasal 80 ayat 4 tentang kewajiban suami yang berbunyi “sesuai dengan penghasilannya suami menanggung” :a. nafkah, kiswah dan tempat kediaman bagi isteri; b. biaya rumah tangga, biaya perawatan dan biaya pengobatan bagi isteri dan anak; c. biaya pendidikan bagi anak. Selain berdasarkun hukum positif, terdapat juga dasar hukum tentang nafkah orang tua tehadap anak. Menurut beberapa pendapat ulama dikatakan bahwa kewajiban orang tua unuk menafkahi anaknya tidak bisa lepas dengan suatu alasan apapun meskipun itu karena perceraian orang tuanya, maupun sang anak dititipkan dipanti asuhan. Namun hal ini berjalan sebagaimana mestinya karena kebanyakan orang tua lepas tanggung jawab dalam memberikan nafkah kepada anaknya ketika anak tersebut telah dititipkan ke panti asuhan. Berangkat dari fenomena ini penyusun tertarik untuk membahas lebih lanjut mengenai permasalahan tentang kewajiban orang tua untuk menafkahi anak yang dilimpahkan kepada pihak Panti Sosial Asuhan Al Hikmah. Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap kasus pelepasan nafkah anak Panti Sosial Asuhan Al Hikmah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan kajian penelitian lapangan (field research), yang mengambil lokasi di Panti Sosial Asuhan Al Hikmah Beringin, Ngalian, Semarang. Sumber data primer pada penelitian ini didapatkan langsung dari pengurus panti asuhan serta anak yang dititipkan di Panti Sosial Asuhan Al Hikmah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan metode wawancara langsung dengan pengasuh, pengaruh panti asuhan serta anak yang dititipkan di Panti Sosial Asuhan Al Hikmah. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode deskriptif yang akan mendeskripsikan praktek pemberian nafkah orang tua terhadap anak yang dititipkan di Panti Sosial Asuhan Al Hikmah. Hasil akhir dari penelitian ini adalah bahwa praktek pemberian nafkah orang tua terhadap anak yang dititipkan di Panti Sosial Asuhan Al Hikmah tidak sesuai dengan hukum Islam dan juga peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia, karena yang seharusnya kewajiban orang tua (ayah) dalam memberikan nafkah kepada anak tetap melekat kepadanya dan tidak bisa lepas dengan alasan apapun meskipun telah terjadi perceraian antara kedua orang tua maupun anak tersebut sudah dititipkan ke panti asuhan, karena panti asuhan hanyalah sebagai tenaga pembantu untuk meringankan beban orang tua dalam mengurus anak, bukan sebagai tempat pelimpahan kewajiban dalam pemberian nafkah orang tua kepada anak.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorRumaningsih, EndangUNSPECIFIED
Thesis advisorSeptiana, Yunita DewiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pelepasan nafkah; anak; Panti sosial asuhan
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 02 May 2018 02:10
Last Modified: 02 May 2018 02:10
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7696

Actions (login required)

View Item View Item