Analisis peraturan Desa Kedungjaran no. 8 tahun 2014 tentang nikah siri

Afifah, Livia Nur (2017) Analisis peraturan Desa Kedungjaran no. 8 tahun 2014 tentang nikah siri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132111057.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Di Indonesia pencatatan perkawinan dirasakan perlu untuk menjaga hak isteri dan hak anaknya. Nikah siri yang masih menyisakan berbagai persoalan dalam kehidupan keluarga. Masalah yang timbul tidak hanya berdampak kepada isteri saja tetapi juga kepada anak, dimana anak tidak bisa mendapat hubungan perdata dengan ayahnya. Solusi untuk menyelesaikan persoalan ini adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya pencatatan perkawinan. Pemerintah Desa Kedungjaran mengeluarkan Peraturan Desa No. 8 Tahun 2014 tentang Nikah Siri. Dengan beberapa pasalnya yang pada dasarnya masyarakat Desa Kedungjaran diperintahkan untuk melakukan nikah secara resmi. Skripsi ini bersifat yuridis normatif/sosiologis dan bentuk penelitiannya adalah Kepustakaan (Library research) yaitu peneliti mengkaji bahan-bahan pustaka yang ada kaitannya dengan penelitian atau pembahasan dalam penyusunan skripsi ini. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan dokumentasi dan analisis data Dengan adanya Peraturan Desa Kedungjaran No. 8 Tahun 2014 tentang Nikah Siri ini, masyarakat khususnya warga Desa Kedungjaran bisa mengetahui bahwasanya perkawinan siri dalam pandangan hukum negara tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum. Perkawinan yang dilakukan secara resmi akan tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Sehingga ketika terjadi masalah pada keluarga seperti terjadinya perceraian, akta nikah bisa digunakan sebagai alat bukti yang sah. Dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pada pasal 2 menjelaskan bahwa perkawinan sah apabila dilakukan berdasarkan hukum agama masing-masing dan juga dicatatkan. Perdes Kedungjaran tersebut sefaham dengan UU Perkawinan. Sehingga dengan adanya Perdes tersebut bisa membantu Negara untuk memberikan informasi mengenai perkawinan, meskipun hanya dalam lingkup Desa Kedungjaran.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorRumaningsih, EndangUNSPECIFIED
Thesis advisorShoim, MuhammadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Nikah siri; Pencatatan nikah; Peraturan desa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 07 May 2018 00:55
Last Modified: 07 May 2018 00:55
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7723

Actions (login required)

View Item View Item