Analisis pasal 100 kompilasi hukum Islam tentang nasab anak luar perkawinan dan implikasinya terhadap akta kelahiran dalam perspektif hukum Islam

Sabila, Hani Masya (2017) Analisis pasal 100 kompilasi hukum Islam tentang nasab anak luar perkawinan dan implikasinya terhadap akta kelahiran dalam perspektif hukum Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132111037.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Nasab merupakan nikmat dan karunia Allah yang menjadi hak setiap anak yang lahir dari rahim seorang ibu. Fenomena nikah di bawah tangan dan married by accident yang masih banyak terjadi di Indonesia, merupakan sebab penulis mengangkat tema nasab dalam penulisan ini. Mengingat bahwa, Islam memerintahkan umat Islam untuk menjaga nasab (hifdz an-nasl). Penentuan nasab harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai ketentuan Islam.. Nasab menentukan seseorang dalam hal hubungan mahram, hak perwalian nikah, hak kewarisan, penghalang nikah, dan sebagainya. Islam mengharamkan menisbahkan seseorang kepada orang lain yang bukan ayahnya, begitu pula anak diharamkan mengingkari nasab dengan ayahnya. Pencantuman nama orang tua dan nama anak dalam akta kelahiran menjadi sebuah bukti otentik di negara Indonesia dalam menunjukkan hubungan keperdataan diantara kedua belah pihak. Berawal dari ini penulis tertarik untuk membahas lebih lanjut mengenai bagaimana ketentuan nasab dalam Kompilasi Hukum Islam dan bagaimana implikasi ketentuan nasab terhadap akta kelahiran. Skripsi ini merupakan gabungan antara riset kepustakaan dan riset lapangan, yaitu peneliti mengkaji dan menelaah bahan-bahan pustaka yang ada kaitannya dengan penelitian. Selain itu, peneliti juga mengumpulkan data yang dilakukan di tempat terjadinya segala yang diselidiki. Penulis mengumpulkan data dengan metode dokumentasi dan wawancara. Data-data yang terkumpul selanjutnya dianalisis melalui interpretasi gramatikal dan historis. Pasal 100 Kompilasi Hukum Islam memiliki ambiguitas pengertian mengenai anak luar perkawinan. Belum ada keseragaman pengertian dari para tokoh hukum mengenai anak luar perkawinan. Hal ini mempengaruhi akta kelahiran dari seorang anak yang lahir dalam sebuah keluarga. Status perkawinan orang tua mempengaruhi bentuk akta kelahiran terhadap masing-masing anak dan mempengaruhi penggolongan status dan kedudukan anak di mata hukum. Di Indonesia penentuan status nasab seorang anak dalam akta kelahiran lebih ditentukan oleh formalitas bentuk pernikahan orang tuanya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorBudiman, Achmad AriefUNSPECIFIED
Thesis advisorSetyani, Nur HidayatiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Akta Kelahiran; Anak Luar Nikah; Nasab; Nikah Bawah Tangan; Kompilasi Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 09 May 2018 07:29
Last Modified: 09 May 2018 07:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7735

Actions (login required)

View Item View Item