Uji akurasi Istiwaaini karya Slamet Hambali dalam penentuan titik koordinat suatu tempat

Listianingsih, Rini (2017) Uji akurasi Istiwaaini karya Slamet Hambali dalam penentuan titik koordinat suatu tempat. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132611045.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Istiwaaini merupakan salah satu instrumen falak non optik yang terbuat dari akrilik, terdiri dari bidang dial berbentuk segi delapan dan mempunyai dua tongkat (gnomon) sebagai penangkap bayang-bayang Matahari. Alat ini mempunyai fungsi untuk menentukan titik koordinat Bumi (lintang dan bujur tempat). Karena dalam penentuan arah kiblat, rukyah awal bulan, dan waktu salat itu membutuhkan data lintang dan bujur tempat, maka penulis akan menggunakan Istiwaaini untuk menentukan titik koordinat Bumi (lintang dan bujur tempat). Fokus pada permasalahan yang peneliti kaji adalah: 1) Bagaimana penentuan titik koordinat lintang dan bujur tempat menggunakan Istiwaaini. 2) Bagaimana akurasi Istiwaaini dalam menentukan titik koordinat lintang dan bujur tempat. Jenis penenlitian yang digunakan adalah field research yang bersifat empiris (suatu sumber pengetahuan yang diperoleh dari observasi) dengan tujuan untuk mengetahui uraian secara mendalam tentang Istiwaaini dalam menentukan titik koordinat lintang dan bujur tempat. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriptif analitis, di mana penulis akan memberikan deskripsi mengenai hasil analisis yang penulis lakukan dan menjadikan sistem GPS sebagai standar keakurasian Istiwaaini. Oleh karena itu kajian ini fokus pada penelitian lapangan (field research) dengan data primer adalah hasil pengamatan lapangan dan wawancara serta data sekundernya berupa dokumentasi, buku dan tulisan yang berkaitan dengan Istiwaaini. Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukkan bahwa Istiwaaini adalah salah satu alat alternatif untuk menentukan titik koordinat Bumi dengan membutuhkan bayangan Matahari dalam penggunaannya dan hasil perhitungan lintang dan bujur tempat menggunakan Istiwaaini ini termasuk akurat karena data yang dihasilkan oleh Istiwaaini selisihnya tidak jauh dengan data yang dihasilkan oleh GPS, selisih yang dihasilkan hanya di menitnya saja sekitar 000 00’ 41,09” – 000 08’ 12,45” untuk lintang dan bujur 000 01’ 18,55” – 000 07’ 23,65”. Dan ketika data koordinat lintang dan bujur tempat tersebut diaplikasikan dalam perhitungan arah kiblat, selisih nilai azimuth kiblatnya masih dalam batasan toleransi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSahidin, SahidinUNSPECIFIED
Thesis advisorHambali, SlametUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Istiwaaini; Bayangan Matahari; Titik koordinat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 15 May 2018 08:49
Last Modified: 15 May 2018 08:49
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7743

Actions (login required)

View Item View Item