Analisis pendapat Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm tentang awal waktu shalat ‘īdaini dalam perspektif falak

Mardiyah, Nila Ainatul (2017) Analisis pendapat Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm tentang awal waktu shalat ‘īdaini dalam perspektif falak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
131611030.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penentuan awal waktu shalat yang merupakan salah satu bahasan ilmu falak sudah memformulasikan waktu-waktu shalat fardu dan salah satu shalat sunnah yaitu Duha. Konversi bahasa fikih terkait awal waktu shalat ke dalam rumus falak sangat penting untuk keperluan waktu pelaksanaan ibadah yang lebih akurat dengan menggunakan ketinggian matahari untuk menghitungnya. Akan tetapi ada salah satu shalat sunnah yang waktunya masih sangat jarang dibahas, yaitu shalat Idul Fitri dan Idul Adha atau bisa disebut dengan shalat „Īdaini. Padahal waktu shalat ‘Īdaini sebenarnya sudah ditentukan waktunya. Para ulama fikih mayoritas berpendapat bahwa shalat „Īdaini awal waktunya sama dengan waktu shalat Duha. Akan tetapi Imam Syafi‟i memiliki pandangan berbeda terkait awal waktu dua hari raya umat Islam di seluruh dunia ini. Pandangan beliau salah satunya termaktub dalam kitab al-Umm salah satu karya agung sang Imam yang menjadi kitab induk fikih mazhab Syafi‟iyah. Kitab tersebut di dalamnya terdapat bab yang membahas keberangkatan Rasulullah SAW ke tempat shalat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha yang menjadi acuan tibanya waktu shalat „Īdaini para ulama mazhab Syafi‟i yakni terbitnya matahari. Penulis tertarik melakukan penelitian terhadap pendapat Imam Syafi‟i karena belum ada penelitian yang menyingkap kriteria ketinggian matahari untuk awal waktu shalat „Īdaini menurut pandangan Imam Syafi‟i. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber primer yang penulis gunakan adalah kitab al-Umm. Sedangkan data sekunder skripsi ini adalah buku-buku fikih dan falak yang membahas awal waktu shalat khususnya shalat ‘Īdaini. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah dokumentasi dan penelitian ini termasuk library research (penelitian kepustakaan). Analisis yang dilakukan penulis adalah deskriptif analisis yaitu dengan cara menjelaskan data-data dari kitab al-Umm lalu disimpulkan. ix Hasil penelitian menunjukkan bahwa awal waktu shalat „Īdaini perspektif Imam Syafi‟i dalam kitab al-Umm adalah terbit matahari secara sempurna. yaitu piringan bawah matahari sudah keluar dari ufuk. Awal waktu shalat ini diformulasikan dengan rumus terbit akan tetapi nilai ketinggian matahari positif, yaitu ho= (Ref + Semidiameter matahari + Dip).

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorBudiman, Achmad AriefUNSPECIFIED
Thesis advisorHambali, SlametUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Awal waktu shalat; Idul Fitri; Idul Adha
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Ihsannudin Ihsannudin
Date Deposited: 17 May 2018 02:04
Last Modified: 17 May 2018 02:04
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7783

Actions (login required)

View Item View Item