Waktu pelaksanaan shalat menurut Jama’ah An-Nadzir dalam perspektif fiqh dan astronomi

Witriah, Witriah (2017) Waktu pelaksanaan shalat menurut Jama’ah An-Nadzir dalam perspektif fiqh dan astronomi. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132611042.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB) | Preview

Abstract

Waktu shalat adalah sebuah kebutuhan pokok dalam menjalankan ibadah shalat bagi masyarakat Muslim, karena waktu shalat merupakan salah satu syarat sah shalat. Oleh karena itu mengetahui masuknya waktu shalat merupakan hal yang sangat penting. Pelaksanaan shalat lima waktu umat Islam secara umum sama, Hal yang berbeda ada di lama’ah An-Nadzir, mereka memiliki waktu pelaksanaan shalat yang berbeda. Untuk menentukan waktu shalat mereka menggunakan bayang-bayang matahari tanpa menggunakan bantuan perhitungan. Sekilas bisa dipahami bahwa mereka adalah sekelompok Muslim yang mempunyai prinsip sama dengan ajaran Islam. Menggunakan al-Qur’an dan Hadis sebagai pegangan dalam melaksanakan ibadah, akan tetapi jika diteliti secara mendalam mereka lebih mengutamakan perkataan pemimpin mereka. Terdapat dua permasalahan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana istinbat hukum waktu shalat menurut Jama’ah An-Nadzir dan waktu shalat menurut Jama’ah An-Nadzir dalam perspektif fiqh dan astronomi. Dari dua rumusan masalah tersebut, penulis anggap akan bisa mengetahui secara mendalam tentang bagaimana waktu shalat menurut Jama’ah An-Nadzir serta titik awal mereka mempunyai pemikiran tersebut yaitu dalam prespektif fiqh dan astronomi. Dalam melakukan penelitian digunakan metode kualitatif. Sedangkan untuk mendapatkan data waktu shalat menurut Jama’ah An-Nadzir dalam perspektif fiqh dan astronomi digunakan metode interview kepada pimpinan dan pengikut Jama’ah An-Nadzir serta kepada para peneliti tentang An-Nadzir ini. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakr.i tehnik deskriptif analitis, yaitu dengan menggambarkan terlebih dahulu istinbat hukum waktu shalat menurut Jama’ah An-Nadzir. Kemudian komparasikan dengan jadwal waktu shalat Kementrian Agama Republik Indonesi(KEMENAG RI) yang di padukan dengan data Matahari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika(BMKG). Penelitian ini menghasilkan temuan yaitu istinbat hukum waktu shalatnya mengedepankan keyakinan pemimpin Jama’ah An-Nadzir ix yang memiliki garis hubungan dengan sang Bani Tamim pemula Imam Mahdi yang merupakan Imam Jama’ah An-Nadzir. Dengan meniadakan atas pemahaman ayat- ayat al-Qur’an dan Hadis yang mengisayaratkan bagaimana penentuan waktu shalat sesungguhnya. Mengenai waktu shalat menurut Jama’ah An-Nadzir dalam prespektif fiqh dan astronomis menurut penulis berbeda jika di komparasikan dengan pendapat 4 madzhab serta dalam tinjauan astronomis yang penulis komparasikan dengan KEMENAG dan BMKG.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorArifin, Moh.UNSPECIFIED
Thesis advisorIzzuddin, AhmadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Waktu shalat; Jamaah An-Nadzir
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Ihsannudin Ihsannudin
Date Deposited: 17 May 2018 07:11
Last Modified: 17 May 2018 07:11
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7805

Actions (login required)

View Item View Item