Lansia dalam Al-Qur’an kajian term : tafsir Asy-Syaikh, Al-Kibar, Al-Ajuz, Ardzal Al-Umur

Mutaqin, Jejen Zainal (2017) Lansia dalam Al-Qur’an kajian term : tafsir Asy-Syaikh, Al-Kibar, Al-Ajuz, Ardzal Al-Umur. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
104211068.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Sebagaimana manusia yang arif dan bijaksana tentunya kita tidak boleh lalai dengan urusan duniawi semata, terlebih bagi mereka yang sudah masuk fase lanjut usia, karena banyak yang harus kita siapkan baik secara dhohir maupun batin. Di dalam surah yasin ayat 68 bahwa “siapa yang dipanjangkan umurnya sampai usia lanjut akan dikembalikan menjadi lemah seperti keadaan semula”. Keadaan itu ditandai dengan rambut yang mulai memutih, penglihatan mulai kabur, pendengaran sayu sayup sampai, gigi mulai berguguran, kulit mulai keriput, langkahpun telah gontai. Ini adalah sunnatullah yang tidak bisa ditolak oleh siapapun, Yang menjadi pokok dalam permasalahan penelitian ini adalah bagaimana kata lansia di dalam Al-Qur‟an dengan kajian term Asy-Syaikh, Al-Kibar, Al-Ajuz, Ardzal Al-Umur. Bagaimana Al-Qur‟an menyikapi tengtang lansia, permasalahan apa sajakah yang terjadi terhadap lansia, lalu bagaimanakah solusi yang diberikan oleh Al-Qur‟an terhadap permasalahan yang terjadi pada lansia. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metodologi Maudu’i (tematik) yaitu metode dengan cara menghimpun seluruh ayat-ayat Al-Qur‟an yang berbicara tentang satu masalah atau tema yang mengarahkan pada satu pengertian dan satu tujuan. Adapun jenis penelitiannya menggunakan jenis penelitian pustaka( library research) yaitu usaha untuk memperoleh data berdasarkan perpustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer (kitab suci Al-Qur‟an) dan sekunder (kitab-kitab tafsir yang memang dibutuhkan oleh penulis). Kemudian solusi yang ditawarkan al-Qur‟an untuk mengatasi segala permasalahan yang dihadapi oleh para usia lanjut adalah sebagaimana yang tersirat dalam Q.S. Al-Hijr [15] ayat 54 agar setiap orang yang telah menginjak usia lansia, hendaklah tetap semangat dalam menjalani hidup, dan jangan mudah putus asa. Adapun dalam hal anjuran untuk senantiasa memperhatikan para lansia dianjurkan melalui perintah pada Q.S. Isra‟ ayat 23.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMuhtarom, MuhtaromUNSPECIFIED
Thesis advisorMasrur, MasrurUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Lansia; Tafsir Al-Qur’an
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1228 Nonreligious subjects treated in the Al-Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 29 Jun 2018 01:06
Last Modified: 29 Jun 2018 01:06
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7886

Actions (login required)

View Item View Item