Kewirausahaan dalam perspektif hadis

Haidar, Irham (2017) Kewirausahaan dalam perspektif hadis. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
114211069.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Hadis atau juga disebut dengan sunnah di samping membahas tentang aturan-aturan, petunjuk yang berkaitan dengan kehidupan akhirat, didalamnya juga mencakup tentang pembahasan keduniawian, misalnya hadis-hadis tentang kewirausahaan, Rasulullah menjelaskan bahwa sebaik-baiknya pekerjaan adalah yang dilakukan dengan tangannya sendiri, yaitu berwirausaha, melihat kenyataan yang terjadi pada saat ini, pelaku wirausaha di Indonesia masih sangat minim, padahal mayoritas masyarakat dari Indonesia kebanyakan beragama Islam, artinya, masih sedikit yang memahami bahwa berwirausaha merupakan sebaik-baiknya pekerjaan, bukan membatasi diri hanya untuk bekerja diinstansi-instansi pemerintah saja, atau lebih parahnya malas untuk bekerja. Nabi pernah menjelaskan bahwa para utusan Allah, merupakan orang-orang yang pekerja keras. Nabi sangat menyanjung umatnya yang mau bekerja dengan keterampilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hadis-hadis tentang kewirausahaan dan memahami hadis tersebut, untuk mengetahui bagaimana implikasi berwirausaha pada sekarang ini. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data menggunakan metode tematik (maudhu’i) setelah data terkumpul data diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan,bahwa Nabi didalam hadisnya menjelaskan bahwa bekerja merupakan suatu keniscayaan serta kewajiban dan berwirausaha merupakan pilihan, dalam berwirausaha seorang wirausahawan harus mempunyai beberapa karakter yang harus dimiliki, yaitu menghargai waktu, istiqomah, pekerja keras dan bertanggung jawab. Nabi juga menjelaskan dalam hadisnya, bahwa setiap wirausahawan dalam menjalankan usahanya, harus mempunyai etika-etika yang baik, seperti, jujur, amanah, toleransi, serta profesional. dalam berwirausaha juga harus diniati serta bertujuan yang baik, yaitu untuk kepentingan ibadah serta meraih ridha Allah, untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk memenuhi kepentingan sosial. dalam macam-macam bidang wirausaha, nabi juka menganjurkan beberapa pekerjaan yang layak untuk dijalankan, seperti pertanian, budidaya laut, dan peternakan. Implikasi wirausaha pada saat sekarang ini, Wirausaha mempunyai implikasi yang positif untuk masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia, karena pelaku wirausaha di indonesia masih sangat minim. dengan berwirausaha, selain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, yaitu mengurangi kemiskinan, juga berpotensi mengurangi beban pemerintah dalam menanggulangi pengangguran, berwirausaha juga merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyalurkan potensi yang dimilikinya untuk berkreasi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorZuhad, ZuhadUNSPECIFIED
Thesis advisorSya'roni, Mokh.UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kewirausahaan; Hadis
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1251 Study of Text of Hadith
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 29 Jun 2018 03:08
Last Modified: 29 Jun 2018 03:08
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7893

Actions (login required)

View Item View Item