Pop culture Maiyah Gambang Syafaat di Semarang

Albab, Akhmad Ulul (2017) Pop culture Maiyah Gambang Syafaat di Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
134111032.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Budaya (culture) dan manusia adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, di mana dan kapanpun manusia hidup dalam budaya dan mengenal budaya. Pengertian culture bukan sekedar aktivitas manusia mengolah alam dan non-alam untuk menjadikan sebuah produk budaya, namun juga merawatnya dengan baik dan bijaksana. Budaya sangat erat dengan masyarakat dan adat istiadat dari generasi ke generasi. Budaya tidak hanya sekedar kesenian dan hal-hal yang berkaitan dengan realisasi intelektual semata, namun mencakup seluruh pola tatanan masyarakat. Dengan pengaruh arus Globalisasi yang penuh dengan tantangan ini menimbulkan sebuah kondisi penyimpangan sosial budaya atas fenomena pop culture yang digemari dan dikhawatirkan akan semakin menjauhkan dari nilai-nilai kereligiusan, dan menggerus nilai-nilai budaya lokal yang disokong oleh media massa. Penelitian ini menyoroti komunitas Maiyah Gambang Syafaat, berupaya melihat unsur-unsur pop culture Maiyah Gambang Syafaat. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalahnya adalah Bagaimana pop culture Maiyah Gambang Syafaat di Semarang? Apa saja unsur-unsur pop culture Maiyah Gambang Syafaat di Semarang? Metode penelitian tentang komunitas Maiyah Gambang Syafaat ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan pendekatan fenomenologi. Adapun teori yang digunakan adalah culture stadies (Stuart Hall) menurunnya, culture stadies merupakan kajian interdisipliner yang dapat dilihat dari beberapa perspektif yang bertujuan untuk mengkaji relasi antara budaya dan kekuasaan. Salah satunya pop culture yang mengandalkan media untuk memperoleh keuntungan. Dan teori kebudayaan (culture) Gabriel A Almond mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Kesimpulan skripsi ini adalah Maiyah Gambang Syafaat adalah salah satu fenomena dari beberapa pop culture yang ada di kota Semarang, karena Maiyah sendiri sangat diminati oleh masyarakat, khususnya masyarakat Semarang. Maiyah Gambang Syafaat adalah salah satu dari sekian pop culture yang sedang naik daun di kalangan masyarakat kota Semarang, khususnya kalangan anak muda (mahasiswa). Unsur pop culture atau budaya populer yang terdapat di dalam komunitas Maiyah yang mengindikasikan bahwa Maiyah termasuk pop culture diantaranya adalah: bahwa Maiyah Gambang Syafaat adalah bagian dari budaya ringan, trend, budaya hiburan, Musik Kiai Kanjeng, Kekuatan Media dan lain sebagainya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorAchmadi, AsmoroUNSPECIFIED
Thesis advisorNi'am, NidlomunUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pop culture; Budaya populer; Islam dan kesenian
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.267 Islam and arts
300 Social sciences > 306 Culture and institutions
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Aqidah Filsafat
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 04 Jul 2018 07:56
Last Modified: 04 Jul 2018 07:56
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7916

Actions (login required)

View Item View Item