Makna rizqi dalam al-Qur’an perspektif masyarakat Kelurahan Bahagia Kabupaten Bekasi

Rohayah, Aulia Ayu (2017) Makna rizqi dalam al-Qur’an perspektif masyarakat Kelurahan Bahagia Kabupaten Bekasi. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
134211066.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Kebahagiaan dunia diidentikkan dengan terpenuhinya segala kebutuhan, baik lahir maupun batin. Karena dorongan dan keinginan, kadang orang gelap mata dalam mencari rizqi yang halal asalkan mendapatkan keuntungan besar, tak dihiraukan lagi apakah cara mendapatkan keuntungan itu merugikan orang banyak atau tidak, menzalimi hidup orang lain atau tidak, atau apakah keuntungan yang besar itu sesungguhnya bukan haknya sama sekali. Seperti contoh untuk sekarang-sekarang ini maraknya pencurian, pembegalan, pencopetan, penjambretan dan kasus kriminal lainnya yang termotifasi hanya untuk mencari rizqi. Padahal jelas pencarian dan penjemputan rizqi dengan cara itu tidak halal. Masalah yang digunakan dalam skripsi ini adalah [1] Bagaimana masyarakat Kelurahan Bahagia Bekasi memahami makna rizqi? [2] Bagaimana implementasi pemahaman rizqi oleh masyarakat Kelurahan Bahagia Kabupaten Bekasi Dalam Kehidupan? Metodologi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, lapangan dengan data primer dari wawancara dan data skunder dari buku-buku yang menunjang penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara. Sampel dengan strata (cluster sampling) berdasarkan kelompok. Teknik analisis data menggunakan Grounded Theory Approach teori yang dibangun dari data suatu fenomena dan dianalisis secara induktif Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1. Masyarakat desa Bahagia Kabupaten Bekasi mengartikan makna rizqi dengan versinya masing-masing sesuai dengan latar belakang pendidikan, juga pengalaman hidup. Sepakatnya untuk keseluruhan, rizqi adalah sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan yang mana telah diberikan oleh Allah untuk hambaNya. Macam rizqi bisa berupa harta, kesehatan, anak, istri, keluarga, ilmu dan lain-lain. 2. Implementasi pemahaman makna rizqi menurut masyarakat Desa Bahagia Kabupaten Bekasi sudah cukup baik, karena beberapa masyarakat mengerti betul bagaimana Allah telah memberikan rizqi kepada mereka yang mana telah dijamin olehNya dan manusia hanya butuh usaha untuk mendapatkannya. Adapun masyarakat yang memahami agama pasti tidak hanya mengartikan bahwa rizqi itu hanya harta saja, akan tetapi rizqi juga bisa berupa sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh indra mata namun dapat dirasakan dalam hati. Dari data diatas peneliti mengharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan juga menambah khazanah kepustakaan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora jurusan Tafsir Hadis.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMisbahuddin, IingUNSPECIFIED
Thesis advisorMasrur, Moh.UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Rizqi; Tafsir Al-Qur’an
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 04 Jul 2018 08:06
Last Modified: 04 Jul 2018 08:06
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7927

Actions (login required)

View Item View Item