Analisis hukum pidana Islam terhadap tindak pidana illegal contents dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik

Ahmad, Mirza Ghulam (2017) Analisis hukum pidana Islam terhadap tindak pidana illegal contents dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
122211044.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mempunyai perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan. Perubahan tersebut dapat menbawa dampak negatif yang berkaitan dengan kejahatan yang sangat luas dalam bidang kehidupan, kejahatan tersebut dikenal dengan cybercrime. Dalam penelitian ini penulis akan menyampaikan tindak pidana cybercrime mengenai illegal contents. Dalam kejahatan siber ini para penegak hukum perlu memberikan aturan hukum dengan memberlakukannya cyber law melalui ditentukan Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu hukum pidana Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadits perlu memiliki dasar hukum dalam menentukan permasalahan illegal contents. Untuk mengetahui hukuman yang ditentukan UU ITE relevan dengan hukum pidana Islam, maka dilakukan pembuktian dengan cara qiyas untuk menentukan bahwa illegal contents dapat dikenakan hukuman yang sama dengan jarimah yang telah ada. Dari permasalah diatas, penelitian ini akan mengkaji tentang bagaimana tindak pidana illegal contents dalam Pasal 27 dan 28 UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, dan bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana illegal contents dalam UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, untuk mengetahui tindak pidana illegal contents dalam pasal 27 dan 28 UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, dan untuk mengetahui tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana illegal contents dalam UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini, adalah dihimpun dengan pembacaan, dan kajian teks (teks reading) dengan pendekatan hukum doktrinal yang dipusatkan pada hukum tertulis yang telah dihasilkan melalui proses menyatukan dari norma-norma hukum positif yang berlaku dan selanjutnya dianalisis menggunakan Metode deskriptif-analitik. Hasil dari studi penelitian menyimpulkan bahwa perbuatan tindak pidana illegal contents dalam hukum pidana Islam sama dengan perbuatan dengan mengolok-olok, berburuk sangka, mencela diri, memanggil orang lain dengan gelar buruk, mencari kesalahan orang lain dan menggunjing. Dalam perbuatan tersebut tidak terdapat hukuman jinayah yang ditentukan nashnya, maka tindak pidana illegal contents dalam hukum pidana Islam ditentukan dengan hukuman ta’zir, yaitu penjara dan denda, yang sama dengan ketentuan UU ITE yang berlaku di Indonesia.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSulaeman, EmanUNSPECIFIED
Thesis advisorSetyani, Nur HidayatiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Cybercrime; Illegal contents; UU ITE; Hukum Pidana Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 24 Jul 2018 07:05
Last Modified: 24 Jul 2018 07:05
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8013

Actions (login required)

View Item View Item