Tindak pidana pemerkosaan oleh anak di bawah umur dalam pandangan hukum Islam : kajian atas putusan PN Kendal No 3/Pid Sus-Anak/2016/PN.Kdl

Safitri, Nana (2018) Tindak pidana pemerkosaan oleh anak di bawah umur dalam pandangan hukum Islam : kajian atas putusan PN Kendal No 3/Pid Sus-Anak/2016/PN.Kdl. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132211093.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Berbagai jenis dan bentuk kekerasan dengan berbagai variannya diterima anak-anak Indonesia, seperti pembunuhan, pemerkosaan, pencabulan, penganiayaan, penelantaran, penculikan, pelarian dan penyandraan anak. Kurang lebih 3.092 kasus tentang pemerkosaan dan pencabulan ditahun 2016 yang sering kita temui dalam masyarakat, surat kabar dan berita, dimana yang dijadikan korban pemerkosaan adalah anak di bawah umur dan pelakunya biasanya adalah orang terdekat atau bertempat tinggal berdekatan dengan korban, seperti tetangga, teman, ayah kandung,ayah tiri, kakek dan bahkan pelakunya juga sesama anak yang di bawah umur sendiri. Pemerkosaan dipandang sebagai kejahatan yang sangat merugikan korban. Kerugian ini dapat berupa rasa trauma atau rasa malu kepada keluarga atau masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana putusan perkara di Pengadilan Negeri Kendal Nomor 3/ Pid Sus-Anak/2016/PN Kdl tentang tindak pidana pemerkosaan yang dilakukan oleh anak di bawah umur dan untuk mengetahui bagaimanakah pandangan hukum Islam terhadap putusan majelis hakim dalam perkara nomor 3/Pid Sus-Anak/2016/PN Kdl. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kepustakaan (library research), dimana dalam penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yang bahan hukum primernya adalah Putusan Pengadilan Negeri Kendal. Sedangkan bahan hukum sekundernya semua publikasi dokumen yang tidak resmi yang berasal dari kamus, enslikopedia,jurnal dan surat kabar yang relevan dengan pembahasan skripsi ini. Hasil dari penelitian ini bahwa putusan Pengadilan Negeri Kendal nomor 3/Pid Sus-Anak/2016/PN kdl memberikan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan pelatihan kerja selama 3 bulan. Karena menurut hakim terdakwa telah terbukti secara sah melanggar pasal 76 E jo 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak. Dalam putusan ini terdakwa seharusnya mendapat hukuman yang lebih meringankan mengingat status terdakwa sebagai anak yang berusia belum mencapai 21 tahun. Di dalam hukum Islam pemerkosaan adalah perbuatan zina yang berakibat hukuman had, akan tetapi tidak ada hukum had bagi pelaku yang masih anak-anak tetapi bisa mendapatkan hukuman ta’zir.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorKhoir, TolkhatulUNSPECIFIED
Thesis advisorSetyani, Nur HidayatiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tindak pidana; Pemerkosaan; Anak di Bawah Umur; Hukum pidana Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 24 Jul 2018 07:09
Last Modified: 24 Jul 2018 07:09
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8020

Actions (login required)

View Item View Item