Analisis penyelesaian tindak pidana zina dengan mediasi di Desa Mundu Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes

Nuryanti, Sofiani Novi (2017) Analisis penyelesaian tindak pidana zina dengan mediasi di Desa Mundu Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132211078.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Selama ini, penyelesaian perkara pidana dengan litigasi menuai banyak masalah. Masalah tersebut diantaranya proses yang lama dan timbulnya rasa dendam,. Selain itu, sistem pemidanaan dalam KUHP masih fokus pada penindakan terhadap pelaku kejahatan, belum memperhatikan pemulihan terhadap korban, keluarga, dan lingkungan. Hukum pidana cenderung sebagai bangunan peraturan yang sistematis dan logis menepiskan rasa kemanusiaan, masyarakat, dan kesejahteraan. Sehingga jalur non litigasi dengan mediasi menjadi pilihan untuk menyelesaikan tindak pidana zina yang terjadi di Desa Mundu Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Dimana penanganan tindak pidana tidak hanya dilihat dari kacamata hukum pidana, tetapi juga dikaitkan dengan aspek moral, sosial, ekonomi, agama, dan adat istiadat lokal, serta berbagai pertimbangan lainnya. Terkait penyelesaian perzinaan di Desa Mundu Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes tersebut, dalam skripsi ini penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data dalam penelitian ini ada dua, yaitu data primer dan data sekunder. Setelah semua data terkumpul, analisis data dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif memberikan ruang yang besar bagi kasus perzinaan untuk diselesaikan dengan jalur non litigasi atau di luar pengadilan. Mengingat delik yang dirumuskan dalam pasal 284 adalah delik aduan absolut. Kesepakatan damai, sanksi pengawasan, dan pemberian restitusi tidak menjadi masalah mengingat hal tersebut sudah diterima oleh para pihak serta telah sesuai dengan lalulintas kehidupan sosial masyarakat Desa Mundu. Hal ini selaras dengan hukum Islam yang menunjukkan bahwa penyelesaian tindak pidana zina dengan mediasi telah sesuai dengan prinsip kemaslahatan dan maqashid syari‟ah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSulaeman, EmanUNSPECIFIED
Thesis advisorSolek, MohammadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Mediasi; Zina
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 24 Jul 2018 07:22
Last Modified: 24 Jul 2018 07:22
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8036

Actions (login required)

View Item View Item