Praktik perkawinan endogami perspektif hukum medis dan hukum Islam : studi kasus di Dusun II Desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas

Ismatullah, Hafidhoh Nuurul (2018) Praktik perkawinan endogami perspektif hukum medis dan hukum Islam : studi kasus di Dusun II Desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132111031.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Perkawinan endogami merupakan perkawinan dengan anggota dalam kelompok yang sama. Perkawinan endogami yang terjadi di masyarakat dusun II desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas merupakan perkawinan dengan sesama keluarga dekat yakni antar sepupu (anak dari paman atau bibi). Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 23 telah menjelaskan batasan minimal seseorang menikah dengan kerabatnya. Dalam hal ini perkawinan endogami sesama sepupu tidak termasuk dalam aturan tersebut. Menurut pandangan medis bahwa perkawinan dengan kerabat dekat memiliki dampak pada biologis keturunannya. Tetapi tidak semua keturunan dari perkawinan kerabat dekat menghasilkan keturunan yang cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang masyarakat dusun II desa Tipar Kidul melakukan perkawinan endogami dan mengetahui bagaimana praktik perkawinan endogami menurut tinjauan medis dan hukum Islam. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang objeknya mengenai gejala-gejala atau peristiwa yang terjadi di masyarakat. Metode hukum yang digunakan ialah sosiolog-empiris atau penelitian non doktrinal, yaitu suatu metode penelitian yang berfungsi melihat hukum dalam hal yang nyata dan bagaimana pandangan hukum di masyarakat. Adapun metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan menggunakan metode diskriptif analisis yaitu menggambarkan dan menguraikan apa saja dampak praktik perkawinan endogami menurut pandangan medis dan hukum Islam. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor yang melatarbelakangi masyarakat dusun II desa Tipar Kidul ialah : (1) faktor perjodohan, (2) faktor harta, (3) faktor menjaga nasab. Menurut Prof. dr. Sultana MH. Faradz, PhD., menyatakan bahwa ada dampak negatif terhadap keturunannya, meskipun tidak semua dari perkawinan kerabat dekan antar sepupu menghasilkan keturunan yang cacat. Hal tersebut dibuktikan oleh masyarakat dusun II desa Tipar, bahwa dari delapan pasang suami istri hanya ada satu pasang yang memiliki dampak pada biologis keturunannya. Dalam hal ini perkawinan endogami pada masyarakat dusun II desa Tipar Kidul hukumnya boleh. Tetapi melihat pada dalil syara’nya yakni dengan pendekatan maslahah mursalahnya, perkawinan tersebut sebaiknya tidak dilaksanakan, sebab memiliki dampak pada biologis anaknya yaitu memelihara jiwanya dan keturunannya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorRumaningsih, EndangUNSPECIFIED
Thesis advisorKhoir, TolkhatulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perkawinan endogami; Hukum medis; Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 25 Jul 2018 05:20
Last Modified: 25 Jul 2018 05:20
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8051

Actions (login required)

View Item View Item