Analisis kesejahteraan nazhir dalam produktivitas pengelolaan wakaf: studi kasus di Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Semarang

Anwar, Saiful (2017) Analisis kesejahteraan nazhir dalam produktivitas pengelolaan wakaf: studi kasus di Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132111046.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Salah satu faktor pendorong produktifitas adalah menerapkan “asas kesejahteraan nazhir”. Sudah terlalu lama nazhir diposisikan sebagai pekerja asalasalan, alias lilla<hi ta’ala (dalam sisa-sisa waktu dan bukan perhatian utama) dan wajib “berpuasa”. Sebagai akibatnya, seringkali kinerja nazhir asal-asalan juga. Sudah saatnya, kita menjadikan nazhir sebagai profesi yang memberikan harapan kepada lulusan terbaik umat dan profesi yang memberikan kesejahteraan, bukan saja di akhirat, tapi juga di dunia. Konsep tersebut telah diimplementasikan oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung dalam memberikan kesejahteraan kepada nazhir. Berdasarkan latar belakang demikian, penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut: pertama, bagaimana bentuk kesejahteraan nazhir di YBWSA. Kedua, bagaimana implikasi kesejahteraan nazhir dalam pengelolaan wakaf di YBWSA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Yaitu, penelitian yang mengandalkan pengamatan dalam pengumpulan data lapangan. Karena ini menyangkut permasalahan interelasi antara hukum dengan lembaga-lembaga sosial lain maka penelitian ini merupakan studi sosial yang non doktrinal, atau dapat disebut juga sebagai penelitian hukum sosiologis (social legal research). Adapun hasil dari penelitian menyatakan bahwa: pertama, bentuk kesejahteraan bersifat materi, yaitu berbentuk biaya kesehatan BPJS, biaya transportasi, dana pensiun/tunjangan hari tua, THR, reward haji dan umrah. Dari bentuk-bentuk kesejahteraan tersebut YBWSA tidak memeberikan gaji/penghasilan kepada nazhir sebagaimana yang telah atur Kompilasi Hukum Islam dan Undangundang Wakaf. Selain itu, belum memenuhi unsur Undang-undang kesejahteraan sosial yang salah satunya memiliki unsur pendapatan. Kedua, keberhasilan dalam pengelolaan wakaf telah diakui oleh yayasan, bahwa efek dari kesejahteraan nazhir mampu memberikan implikasi terhadap produktivitas pengelolaan wakaf.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorBudiman, Achmad AriefUNSPECIFIED
Thesis advisorSeptiana, Yunita DewiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Wakaf; Nazhir; Kesejahteraan; Pengelolaan wakaf; Manajemen wakaf
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 02 Aug 2018 08:41
Last Modified: 02 Aug 2018 08:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8080

Actions (login required)

View Item View Item