Larangan pernikahan anak : studi pasal 41 peraturan Desa Sanetan Sluke Rembang Nomor 3 tahun 2016 tentang penyelenggaraan perlindungan anak

Nadiyah, Muslikhatun (2017) Larangan pernikahan anak : studi pasal 41 peraturan Desa Sanetan Sluke Rembang Nomor 3 tahun 2016 tentang penyelenggaraan perlindungan anak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
132111126.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Praktek pernikahan di bawah umur sampai saat ini masih marak terjadi di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, banyak yang menentang pernikahan ini. Pemerintah Desa Sanetan Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang membuat Peraturan Desa (Perdes) Nomor 3 Tahun 2016, yang berisi tentang penyelenggaraan perlindungan anak, diperjelas dalam Pasal 41 tentang larangan pernikahan anak. Dalam Perdes Sanetan Nomor 3 Tahun 2016, tidak terdapat aturan batasan usia minimal menikah, namun aparat desa membatasi usia minimal menikah yaitu 18 (delapan belas) tahun bagi perempuan dan 20 (dua puluh) tahun bagi laki-laki. Batasan usia minimal menikah ini mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 pada Pasal 1 ayat (1), bahwa anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun termasuk anak yang masih dalam kandungan. Sementara dalam Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, batasan usia minimal menikah bagi perempuan adalah 16 (enam belas) tahun dan bagi laki-laki 19 (sembilan belas) tahun. Perbedaan dalam menentukan usia minimal menikah inilah yang membuat penulis menarik untuk diteliti. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) faktor-faktor apa saja yang menyebabkan dilarangnya pernikahan anak dalam Pasal 41 Perdes Sanetan Sluke Rembang Nomor 3 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan perlindungan anak, 2) bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktek implementasi Perdes Sanetan Sluke Rembang Nomor 3 Tahun 2016 tentang batas usia minimal menikah, 3) Bagaiman teori keberlakuan hukum terhadap Peraturan Desa Sanetan Sluke Rembang nomor 3 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perlindungan anak). Metode penelitian yang digunakan penulis adalah library research/penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dengan tema penelitian, khususnya Desa Sanetan Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang. Dokumentasi dalam penelitian ini berupa Peraturan Desa Sanetan dan surat keterangan desa. Dari serangkaian proses penelitian yang penulis lakukan, hasil yang diperoleh antara lain : 1. faktor-faktor yang menyebabkan dilarangnya pernikahan anak adalah : a) kesadaran masyarakat Desa Sanetan bahwa anak belum mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga setelah menikah, b) menyadari pentingnya pendidikan bagi anak, c) masyarakat Desa Sanetan memahami batasan usia minimal menikah, d) banyaknya kasus perceraian dan kematian ibu hamil pada usia muda, e) banyaknya kekerasan seksual dalam rumah tangga terhadap pasangan yang menikah pada usia dini. 2. Praktek batasan usia minimal menikah pada Perdes Sanetan Sluke Rembang Nomor 3 tahun 2016, tidak bertentangan dengan konsep yang diberikan oleh hukum Islam. Karena dalam menetapkan batasan usia minimal menikah menjadi masalah ijtihadiyyah para ulama. 3) Perdes Sanetan, jika dilihat dari teori keberlakuan hukum, maka termasuk peraturan yang sah dan tidak batal demi hukum.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorBudiman, Achmad AriefUNSPECIFIED
Thesis advisorAnafah, NailiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pernikahan anak; Perlindungan anak; Peraturan desa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 06 Aug 2018 00:35
Last Modified: 06 Aug 2018 00:35
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8098

Actions (login required)

View Item View Item