Analisis hukum Islam terhadap penentuan bagi hasil pada pembiayaan mudharabah di KSPPS BMT Bina Ummat Sejahtera (BUS) Limpung

Widodo, Riki (2017) Analisis hukum Islam terhadap penentuan bagi hasil pada pembiayaan mudharabah di KSPPS BMT Bina Ummat Sejahtera (BUS) Limpung. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
122311095.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penerapan pembiayaan mudharabah di KSPS BMT BUS Limpung berpedoman pada DSN-MUI No. 07/DSNMUI/IV/2000 tentang pembiayaan mudharabah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field Research), adapun teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh akan dianalisis dan digambarkan secara menyeluruh dari pelaksanaan yang terjadi pada pembiayaan mudharabah yang ada di KSPPS BMT BUS Limpung. Untuk teknik analisisnya menggunakan deskriptif dengan pendekatan normatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari dua jenis sumber data, yaitu sumber data primer dan sekunder. Skripsi berjudul “Analisis Hukum Islam Terhadap Penentuan Bagi Hasil pada Pembiayaan Mudharabah di KSPPS BMT BUS Limpung.” memiliki rumusan masalah: 1). Bagaimana praktek penerapan akad pada pembiayaan mudharabah di KSPPS BMT Bina Umaat Sejahtera (BUS) Limpung? 2). Bagaimana praktek penentuan bagi hasil (keuntungan) pada akad pembiayaan mudharabah ditinjau dari hukum Islam pada KSPPS BMT bina Umat Sejahtera (BUS) Limpung?. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan akad pembiayaan masih banyak yang tidak sesuai, dengan membandingkan ketentuan Fatwa DSN tentang pembiayaan mudharabah, ketidaksesuaian ini yang menjadikan cacatnya akad pembiayaan mudharabah tersebut. Adapun aspek yang tidak sesuai adalah Pada akad (perikatan) anggota yang melakukan pembiayaan hanya bersifat pasif atau cenderung hanya mengikuti semua ketentuan yang sudah di buat oleh KSPPS BMT BUS Limpung. Praktek penentuan bagi hasil pada pembiayaan mudharabah di KSPPS BMT BUS Limpung sudah ditentukan pada awal kesepatan dengan prosentase sudah ditentukan oleh pihak KSPPS BMT BUS Limpung beserta jumlah nominal yang harus dibayarkan, berdasarkan asumsi pendapatan. Asumsi pendapatan adalah dugaan pendapatan anggota yang di peroleh dari hasil keuntungan sebelum melakukan pembiayaan di KSPPS BMT BUS Limpung, yang kemudian dijadikan patokan untuk menentukan bagi hasil yang nantinya menjadi besaran angsuran dengan sisten angsuran yang di pilih oleh anggota yang akan di bayarkan tiap bulannya selama melakukan pembiayaan yang prosentasenya sudah ditentukan oleh pihak KSPPS BMT BUS Limpung. Kurang kesesuaiannya antara ketentuan dengan praktek yang terjadi di lapangan menjadikan kurang sempurnannya penerapan pembiayaan yang terjadi di KSPPS BMT BUS Limpung. Lengahnya anggota yang kurang paham terhadap praktek-praktek yang ada di lembaga keuangan syariah menjadikan celah untuk memudahkan pembiayaan namun justru membuat cacat dari pembiayaan tersebut.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorGhozali, AhmadUNSPECIFIED
Thesis advisorNoor, AfifUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Mudharabah; Bagi hasil; Hukum ekonomi Islam; KSPPS
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.3 Lembaga perkreditan dan simpan pinjam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 20 Aug 2018 08:12
Last Modified: 20 Aug 2018 08:12
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8125

Actions (login required)

View Item View Item