Analisis hukum Islam terhadap praktek akad istisna' di konveksi Iqtom Collection Pucanggading Kecamatan Mranggen Demak

Ichwan, Azis (2018) Analisis hukum Islam terhadap praktek akad istisna' di konveksi Iqtom Collection Pucanggading Kecamatan Mranggen Demak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[thumbnail of 132311103.pdf]
Preview
Text
132311103.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Jual beli istisna’ yaitu jual beli secara pesanan, dalam fikih sering disebut jual beli yang barangnya belum ada ataupun masih dalam proses. Jual-beli pesanan busana di Konveksi IQTOM Collection Pucanggading Kecamatan Mranggen Demak dilakukan dengan cara pesanan (istisna’). Transaksi jual-beli pastinya melibatkan dua orang atau lebih untuk melangsungkan transaksi tersebut, tidak menutup kemungkinan salah satu pihak melakukan pelanggaran atau tidak memenuhi kewajibannya.
Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara penyelesaian ketika terjadi ketidak sesuaian barang pesanan yang sudah jadi dalam praktek akad istisna’ di Konveksi IQTOM Collection Pucanggading Kecamatan Mranggen Demak. Bagaimana Analisis Hukum Islam mengenai cara penyelesaian ketika terjadi ketidak sesuaian barang pesanan dalam pratek istisna’di Konveksi IQTOM Collection Pucanggading Kecamatan Mranggen Demak . Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara terhadap 11 orang, narasumber, 6 narasumber dari pembuat atau karyawan konveksi dan 5 narasumber dari pemesan. Sedangkan untuk menganalisis data yang telah terkumpul peneliti menggunakan teknik normatif empiris dengan meng-implementasikan ketentuan hukum normatif (undang-undang) dalam aksinya pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam suatu masyarakat.
Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa: Pertama, praktik jual-beli pemesanan busana di Konveksi IQTOM collectionbelum adanya cara-cara menyelesaikan apabila kesalahan bahan terjadi lagi pihak konveksi harus mengbalikan uang muka kalau tidak menurunkan harga penjualan kepada pihak pemesan. Kedua, dalam analisis hukum Islam, perlu adanya khiyar yang ditemukan barang yang cacat yang tidak sesuai dengan akad, baik dan sewaktu akad cacatnya itu sudah ada, tapi si pembeli tidak tahu atau terjadi sesudah akad yaitu sesudah diterima, dalam hukum fikih keadaan tersebut dinamakan khiyar aib (cacat) artinya si pembeli boleh mengembalikan barang yang dibelinya apabila pada barang itu terdapat cacat yang mengurangi kualitas barang itu atau mengurangi harganya. Supaya jual-beli yang dilakukan itu dengan saling rela antara pembuat dan pemesesan (antarodin minkum), tidak mengandung unsur gharar, harus jujur dan terbuka.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Konveksi; Istisna’; Hukum ekonomi Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 29 Aug 2018 04:21
Last Modified: 29 Aug 2018 04:21
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8166

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics