Tafsir Surat al-Fātihah menurut KH. Ahmad Rifa’i dalam kitab Naẓam Taṣfiyyah

Ulya, Rofida (2018) Tafsir Surat al-Fātihah menurut KH. Ahmad Rifa’i dalam kitab Naẓam Taṣfiyyah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img] Text
134211084.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan tafsir Nusantara terjadi berbarengan dengan menggeliatnya pendidikan di tanah Haramayn yang menjadi pusat keilmuan agama Islam. Hal ini yang menarik para ulama’ Nusantara menuntut ilmu di tanah Haramayn dan menunaikan ibadah haji di sana. Banyak sekali ulama’ Nusantara alumnus Haramayn yang terkenal keilmuannya dan karyanya hingga sekarang. Diantaranya adalah KH. Ahmad Rifa’i, yang terkenal sebagai pendiri jama’ah Rifa’iyyah. Satu-satunya karya KH. Ahmad Rifa’i dalam bidang tafsir adalah kitab Naẓam Taṣfiyyah, kitab ini berisi tafsir mengenai surat Al-Fatihah dan syahadatain. Kitab ini diuraikan secara ringkas dan sarat akan sastra karena berbentuk Naẓam yang memperhatikan keindahan bahasa dan juga menggunakan bahasa arab pegonAl-Fatihah yang merupakan Induk dari Al-Qur’an, surat yang dibaca minimal 17 kali dalam sehari ini memang istimewa. Dengan memahami dan menghayati makna dari surat ini akan membantu khusyu’nya seseorang dalam shalat dan menjadi tarbiyah dalam Habblumminallah dan Hablumminannas. Dari sinilah muncul pertanyaan Bagaimana metode dan corak penafsiran surat Al-Fātiḥah dalam kitab Naẓam Taṣfiyyah karya KH. Ahmad Rifa’i? Bagaimana penafsiran Al-Fātiḥah menurut KH. Ahmad Rifa’i dalam kitabnya Naẓam Taṣfiyyah? Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui metode dan corak dari kitab Naẓam Taṣfiyyah dan menganalisa bagaimana penafsiran KH. Ahmad Rifa’i mengenai Al-Fatihah. Untuk itulah pada penelitian ini terfokus dengan judul ““Tafsir Surat Al-Fatihah Menurut KH. Ahmad Rifa’i (Kajian Kitab Naẓam Taṣfiyyah)”. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Reseach) dengan metode penelitian Kualitatif. Yaitu memahami al-Qur’an melalui proses pengumpulan data, interpretasi data, dan penulisan naratif lainnya. Dengan sumber primernya adalah Kitab Naẓam Taṣfiyyah, sedangkan untuk sumber sekundernya buku-buku yang terkait tentang KH. Ahmad Rifa’i, Surat Al-Fatihah, dan buku-buku lainnya. Dengan metodologi tersebut, peneliti menemukan beberapa temuan, bahwa kitab Naẓam Taṣfiyyah menggunakan metode ijmali, penulisanya bercorak adabi istima’i, ma’na yang terkandung dalam kitabnya terlihat pula manhaj haroki, dan sistematika penulisan berbentuk Naẓam (syair) yang merupakan hal baru dalam menafsirkan Al-Qur’an. Meskipun KH. Ahmad Rifa’i tidak mengutip ayat Al-Qur’an atau Hadits Nabi Muhammad SAW, namun penjelasannya selaras dengan apa yang ada dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMasrur, Moh.UNSPECIFIED
Thesis advisorMasruri, Ulin Ni'amUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tafsir Al-Qur'an; Surat al-Fatihah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1229 Individual Suras and Groups of Suras
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 30 Aug 2018 07:35
Last Modified: 30 Aug 2018 07:35
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8191

Actions (login required)

View Item View Item