Hadis-hadis tawassul : studi komparasi antara Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki dan Muhammad Nashiruddin al-Albani

Kurniawan, Muhammad (2017) Hadis-hadis tawassul : studi komparasi antara Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki dan Muhammad Nashiruddin al-Albani. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
134211085.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tawassul adalah cara berdoa kepada Allah swt melalui perantara untuk lebih mendukung terkabulnya doa baik itu dengan perantaraan amal salih, asmā’ul ḥusna, doa orang salih, kedudukan/kemuliaan makhluk baik yang sudah meninggal ataupun masih hidup. Masalah perantara ini umat Islam berbeda pendapat, dan perbedaan itu didasarkan pada kajian hadis. Baik itu karena perbedaan ulama dalam menetapkan parameter kesahihan hadis ataupun karena perbedaan pemahaman kepada makna hadis. Dalam hal tawassul ini, di lapangan sering terjadi konflik baik secara verbal ataupun non verbal. Karena minimnya pemahaman yang komprehensif, akhirnya terjadilah sikap fanatik buta. Pemahaman tawassul ini terbagi menjadi dua kelompok, yang pertama pemahaman tawassul secara umum, yaitu bolehnya tawassul secara umum baik dengan amal salih, asmā’ul ḥusna dan kemuliaan, hak, kedudukan seorang makhluk baik yang telah meninggal ataupun masih hidup, kelompok ini diwakili oleh syekh Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki. Yang kedua, membatasi tawassul hanya menjadi tiga saja, yaitu dengan amal salih, asmā’ul ḥusna dan doa orang salih, sedangkan selain ketiga hal ini adalah bid’ah, dan bisa terjerumus dengan kesyirikan, kelompok ini diwakili oleh syekh Muhammad Nashiruddin al-Albani. Oleh karena itu, peneliti mengambil kedua tokoh ini untuk dijadikan penelitian skripsi karena memilik pemahaman yang berseberangan. Penulisan skripsi ini menggunakan studi komparasi, yang dimaksud studi komparasi dalam penelitianini adalah metode membandingkanPemahaman dua tokoh dalam memahami hadis-hadis tawassul, baik dari segi sanad ataupun matan. Kajian ini bertujuan untuk mencari sebab perbedaan dari masing-masing tokoh baik itu kriteria keṣaḥῑḥan sanad ataupun metode pemahaman matan. Adapun pendekatan yangdigunakan peneliti dalam penelitian skripsi ini adalah pendekatankualitatif, dengan jenis penelitian library research, dan metodepengumpulan data yang digunakan penulis adalah dokumentasi,sehingga buku-buku yang diperoleh berasal dari kajian teks atau buku-bukuyang relevan dengan pokok rumusan masalah. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa ‘Alawi al-Maliki menganggap hadis-hadis tawassul itu ṣaḥῑḥkarena telah diṣaḥῑḥkan oleh para pakar hadis seperti, al-Hakim, Ibnu Hibban, as-Subki. Adapun makna tawassuldengan hak, kemuliaan dan kedudukan seorang makhluk baik itu yang masih hidup atau telah wafat menurut ‘Alawi, sejatinya itu merupakan tawassul dengan amal salih itu sendiri, karena didasarkan pada rasa cinta kepada makhluk itu, karena orang yang bertawassul berprasangka bahwa para wasῑlah itu memiliki kedudukan yang dekat di sisi Allah dan Allahpun mencintai orang-orang yang ditawassuli itu, atas dasar itulah orang yang bertawassul menggunakan mereka sebagai wasῑlah, agar doa mereka lebih terjamin untuk dikabulkan. Sementara itu, al-Albani menganggap hadis-hadis tawassul dengan kemuliaan, hak, atau kedudukan makhluk, semuanya ḍa’ῑf, sehingga tidak dapat dijadikan hujjah. Dalam pentaḍ’ῑfannya ia menukil pendapat Imam Ahmad, Ibnu Taimiyyah, Ibnu Hajar dan adz-Dzahabi. Adapun dalam makna hadis tawassul dengan perantaraan selain amal salih, asmā’ul ḥusna, doa orang yang salih itu bertentangan dengan al-Qur’an. Sehingga andaikata hadis itu ṣaḥῑḥpun tetap tidak bisa diterima, karena bertentangan dengan al-Qur’an yang kebenarannya mutlak/qaṭ’i.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorPurwaningsih, SriUNSPECIFIED
Thesis advisorMasruri, Ulin Ni'amUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tawassul; Hadits; Studi hadits
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1251 Study of Text of Hadith
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Studi Agama-agama (Perbandingan Agama)
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 05 Sep 2018 01:34
Last Modified: 05 Sep 2018 01:34
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8212

Actions (login required)

View Item View Item