Pemberian nama kepada anak menurut hadis

Baroroh, Hamilatul (2017) Pemberian nama kepada anak menurut hadis. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
134211132.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Tidak ada habisnya jika kita mengupas seluruh aspek kehidupan Rasulullah SAW. Salah satunya adalah pemberian nama kepada anak. Apalagi nama adalah sesuatu yang sangat urgen, karena seluruh makhluk di dunia ini tidak lepas dari nama. Selain itu, nama juga bisa menjadi doa. Di dalam beberapa hadis telah dijelaskan bahwa Rasulullah memberikan anjuran dan larangan dalam memberi nama. Adapun nama-nama yang di anjurkan atau disarankan adalah nama-nama yang mengandung penghambaan kepada Allah, nama-nama Nabi dan para sahabat. Sedangkan nama-nama yang tidak disarankan adalah nama-nama yang hanya boleh disandang oleh Allah, nama-nama yang bermakna buruk, mengandung pujian berlebihan, dan lain-lain. Namun keadaan masyarakat pada waktu hadis itu disabdakan tentu berbeda dengan keadaan sekarang. Karena zaman sekarang sangat banyak nama-nama yang mengandung pujian berlebihan, tidak mengandung makna penghambaan kepada Allah, nama-nama Nabi dan para sahabat. Jika pemberian nama yang disarankan dan tidak disarankan hanya sekedar demikian, maka hukum-hukum tersebut belum bisa menjawab keadaan masyarakat sekarang, karena pemberian nama tidak mungkin dibatasi sesempit demikian, selain itu kasta masyarakat juga bermacam-macam. Maka dari itu, perlu adanya penelitian dengan menggunakan pendekatan historis agar mampu menjawab hukum memberi nama dalam hadis jika dikaitkan dengan zaman sekarang. Dalam hal ini, penulis menggunakan metode tematik, yaitu mengumpulkan hadis-hadis yang setema menjadi pemahaman yang komprehensif. Untuk menjawab hukum-hukum memberi nama dalam hadis supaya relevan dengan zaman sekarang, maka perlu adanya penyesuaian golongan atau kasta keluarga. Maka dari itu, nama yang baik tidak harus seperti yang disarankan seperti diatas karena manusia hidup dalam prinsip yang berbeda dan keturunan keluarga sangat berpengaruh dalam memilih nama bagi anaknya. Namun dalam hal ini, memilih nama anak adalah hal yang bersifat duniawi, jadi setiap orang bebas memilih nama bagi anaknya. Namun alangkah baiknya jika menggunakan syarat-syarat seperti pemilihan pemberian nama yang sudah disebutkan diatas. Begitu pula dalam memberi kunyah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorUlama'i, A. Hasan Asy'ariUNSPECIFIED
Thesis advisorMasruri, Ulin Ni'amUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pemberian nama; Anak; Studi hadits
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1251 Study of Text of Hadith
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir (Tafsir Hadis)
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 05 Sep 2018 01:39
Last Modified: 05 Sep 2018 01:39
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8216

Actions (login required)

View Item View Item