Konsumsi dalam pandangan al Ghazali

Choiriyah, Umi Ni'matin (2018) Konsumsi dalam pandangan al Ghazali. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
124411044.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perilaku konsumen muslim yang cenderung lebih mementingkan kepuasan dari pada kebutuhan. Hal ini terlihat dari data BI yang menjelaskan bahwa tabungan masyarakat Indonesia menurun dari periode sebelumnya, sementara itu peminjaman di bank mengalami kenaikan. Masyarakat melakukan konsumsi dalam barang-barang pribadi yang digunakan untuk memenuhi gaya hidup mewah dan sektor hiburan. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan penekatan kualitatif. Penelitian ini menjawab tiga dari rumusan masalah yaitu: 1. Bagaimana konsep konsumsi dalam pandangan al Ghazali, 2. Bagaimana pemenuhan kebutuhan dalam konsumsi dalam pandangan al Ghazali dan 3. Bagaimana perilaku konsumen dalam pandangan al Ghazali? yang dijawab dengan menggunakan metode konten analisis, data primer dan sekunder dicermati, dihimpun, ditelaah dan diidentifikasi secara mendalam, kemudian dianalisis dan disimpulkan Adapun temuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: konsep konsumsi menurut al Ghazali adalah sebuah kegiatan ekonomi yang dilandasi dengan niat ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan kesejahteraan sosial, sehingga seorang konsumen dapat memperoleh manfaat duniawi dan manfaat ukhrowi. Karena itu konsumsi seorang muslim dilakukan sesuai etika yang telah diatur oleh Islam. Pemenuhan kebutuhan dalam konsumsi tidak hanya dilakukan untuk dirinya sendiri, tetapi juga dilakukan untk memenuhi kebutuhan keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk mendapatkan kesejahteraan sosial. Kebutuhan yang dimaksud adalah kebutuhan pokok manusia yang harus dipenuhi demi menjaga kelangsungan hidupnya yang pemenuhannya tidak boleh melebihi kadar keperluaanya, sebab akan membuat dirinya sibuk dengan dunia dan lalai terhadap Allah, tingakat kebutuhan menurut al Ghazali ada tiga yaitu: Kebutuhan dharuriyat, kebutuhan hajjiyat, dan kebutuhan kamaliyat. Adapun perilaku konsumen menurut al Ghazali dilakukan sesuai dengan prinsip dan etika Islam, selain itu al Ghazali juga memberikan nilai-nilai sufistik dalam menjalani katifitas konsumsi, seperti adanya sikap wara’, zuhud, sabar, dan qana’ah yang mendasari perilaku konsumen.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMuhayya, AbdulUNSPECIFIED
Thesis advisorMuhammad, HasyimUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Konsumsi; Tasawuf
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Mohamad Akyas
Date Deposited: 07 Sep 2018 03:27
Last Modified: 07 Sep 2018 03:27
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8228

Actions (login required)

View Item View Item