Sejarah Sunan Muria

Anasom, Anasom and Anafah, Naili and Sofwan, Ridin and Fanani, Ahwan and Adzfar, Zainul (2018) Sejarah Sunan Muria. UIN Walisongo bekerjasama dengan Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria Kudus, Semarang. ISBN 978-602-707 6-08-8

[img]
Preview
Text
Sejarah Sunan Muria fix.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Buku Penelitian Sejarah Sunan Muria diterbitkan atas kerjasama UIN Walisongo dan Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria. Buku ini mengkaji secara ilmiah sejarah Sunan Muria secara lengkap, baik mengenai biografinya, strategi dakwahnya maupun ajaran-ajarannya. Data sejarah tentang Sunan Muria dibandingkan anggota Walisongo yang lain memang paling minim. Namun demikian, tim penulis tetap berusaha menggali data-data terkait sejarah Sunan Muria, baik data diperoleh dari sumber informasi yang ada di masyarakat, perpustakaan-perpustakaan dan museum-museum. Penelusuran informasi yang dilakukan tim penulis diantaranya di Museum Keraton Yogyakarta, Museum Sonobudoyo Yogyakarta, Museum Radya Pustaka Surakarta, Museum Sasana Pustaka Surakarta, Museum Reksa Pustaka Surakarta, Perpustakaan Sastra UI Jakarta, Perpustakaan Arsip Nasional Jakarta, Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya, makam Sunan Ampel Surabaya, Museum Masjid Agung Demak, makam Sunan Kalijaga, serta menggali data ke Belanda dan Australia. Dalam pencarian data tersebut, tim penulis banyak membaca naskah-naskah Jawa kuno beraksara Jawa maupun pegon, membaca buku-buku berbahasa Arab maupun berbahasa Inggris. Setelah data-data tentang Sunan Muria diperoleh, maka data tersebut dianalisis secara kritis dengan menggunakan pendekatan sejarah. Penelitian ini menggunakan empat metode sejarah, yakni: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Metode analisis yang digunakan adalah analisi domain, dengan penyajian data secara deskriptif naratif, dengan mengikuti pola antara kronologis dan sinkronis. Buku ini terdiri dari lima bab, bab pertama merupakan pendahuluan, bab kedua, membahas tentang; biografi Sunan Muria, bab ketiga mengkaji tentang; Strategi Dakwah Sunan Muria, bab keempat membahas tentang; ajaran Sunan Muria, dan bab kelima berupa; kesimpulan dan penutup. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian tentang sejarah Sunan Muria sebagai berikut: 1). Sunan Muria merupakan bagian dari Walisongo, masa perjuangannya sejak awal berdirinya Masjid Demak, pada masa tersebut Sunan Muria ditunjuk menjadi Muadzin saat peresmian kedua Masjid Demak, diperkirakan saat itu usianya antara 17-20 tahun, sehingga dimungkinkan lahir pada tahun 1450-an; 2). Sunan Muria putra Raden Usman haji atau Sunan Mandalika; 3). Strategi dakwah yang digunakan Sunan Muria sama dengan strategi dakwah Sunan Kalijaga, yakni berdakwah secara halus dan toleran pada tradisi setempat tetapi diberi warna Islam. Ia senang berdakwah ke daerah pelosok dan bergaul dengan kalangan bawah, berdakwah melalui seni, ajaran tasawuf, bergaul secara langsung dengan rakyat jelata sambil berdakwah; 4). Ajaran dakwah Sunan Muria berpusat tentang penghayatan pada kebenaran yang esa, ketaatan pada Allah, wirid (asmaul husna, beberapa surat dan ayat dalam Al-qur’an), kesederhanaan, kedermawanan, ajaran dakwah secara bijak dalam menghadapi budaya masyarakat.

[error in script]
Item Type: Book
Uncontrolled Keywords: Sunan Muria; Biografi; Sejarah Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.6 Islamic history > 297.61 Islamic leaders
Divisions: Laporan Penelitian (Research Reports)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 20 Sep 2018 05:01
Last Modified: 20 Sep 2018 05:01
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8356

Actions (login required)

View Item View Item