Dakwah struktural pakaian muslimah studi tentang pilihan strategi dakwah kasus Aceh Barat dan Kelantan

Rasyidah, Rasyidah (2017) Dakwah struktural pakaian muslimah studi tentang pilihan strategi dakwah kasus Aceh Barat dan Kelantan. PhD thesis, UIN Walisongo.

[img] Text
105113020_thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dakwah struktural pakaian muslimah di Aceh Barat dan Kelantan, untuk menemukan pilihan strategi yang relevan pada konteks Aceh Barat. Pertanyaan penelitian yaitu: 1). Mengapa ada keragaman cara berpakaian muslimah; 2). Bagaimana strategi dakwah struktural yang dijalankan pemerintah; 3). Bagaimana mad‘u meresponnya. Realitas kurang berhasilnya dakwah struktural di Aceh Barat, menjadi latar belakang penelitian. Penelitian kualitatif bidang Antropologi Dakwah ini, menggunakan pendekatan feminis-antropologis dengan metode multi case study. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola konstruksi yang menyebabkan keragaman cara muslimah berpakaian. Pola ini terdiri dari tiga level: 1). Fondasi, dimana mad‘u mengalami pembiasaan cara berpakaian melalui pola asuh keluarga. 2). internalisasi, dimana mad‘u membangun pemahaman tentang makna pakaian muslimah baginya. 3). Penentuan pilihan, dimana mad‘u menghadapi tantangan trend pakaian modern dan pergaulan. Pada kasus Kelantan, dakwahnya lebih bisa diterima karena substansi kebijakan sesuai pemahaman dengan mad‘u, landasan nilainya kasih sayang, bertujuan membangun kesadaran, berprinsip memuliakan, dan seimbang antara reward dan punishment. Sementara pada kasus Aceh Barat, selain memicu resistensi, dakwahnya kurang berhasil mencapai tujuan dakwah. Ada enam faktor penyebab: 1). Dari segi substansi berbeda dengan pemahaman mad‘u; 2). Standard sosial masyarakat tidak menempatkan pakaian yang tidak syar‘i sebagai kemungkaran; 3). Landasan nilainya: “kebencian pada perempuan yang membuka aurat karena dianggap perusak iman”; 4). Tujuan dakwah cenderung pada pencitraan politik; 5). Sikap da‘i yang tidak setara gender, 6). Tindakan da‘i yang dianggap mad‘u tidak mencerminkan kualifikasi da‘i. Atas dasar ini, direkomendasikan strategi dakwah pakaian muslimah di Aceh Barat dengan pendekatan Social-Gradual. Pendekatan ini fokus pada membangun interaksi sosial untuk kesepakatan makna yang diharapkan. Dijalankan secara bertahap dengan memenuhi prinsip-prinsip yang diharapkan serta relevan dengan kondisi mad‘u.

[error in script]
Item Type: Thesis (PhD)
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorThohir, MudjahirinUNSPECIFIED
Thesis advisorNafis, M.UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Dakwah struktural; Pakaian muslimah; Strategi dakwah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor (S3)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 03 Oct 2018 03:29
Last Modified: 03 Oct 2018 03:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8360

Actions (login required)

View Item View Item