Teori produksi dalam studi ekonomi Islam modern : analisis komparatif pemikiran Muhammad Baqir al-Sadr dan Muhammad Abdul Mannan

Faizah, Fita Nurotul (2016) Teori produksi dalam studi ekonomi Islam modern : analisis komparatif pemikiran Muhammad Baqir al-Sadr dan Muhammad Abdul Mannan. Masters thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
1500108005_Tesis.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dewasa ini, masalah produksi menjadi kompleks. Mayoritas aktivitas produksi mengarah kepada unmoral judgement. Kondisi ini didominasi oleh pemikiran sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Muhammad Baqir al-sadr dan Muhammad abdul mannan merupakan pemikir ekonom muslim yang hadir dalam rangka memberikan solusi terhadap masalah produksi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Bagaimana komparasi pemikiran Muhammad Baqir al-Sadr dan Muhammad Abdul Mannan tentang teori produksi?, dan Bagaimana urgensi pemikiran Muhammad Baqir al-Sadr dan Muhammad Abdul Mannan tentang teori produksi dalam relevansinya dengan ekonomi Islam modern? Penelitian ini merupakan penelitian library research. dengan menggunakan pendekatan sosiologis-historis. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep produksi Muhammad Sadr dan Mannan memiliki dua sisi kecenderungan, yakni persamaan dan perbedaan. Adapun persamaan terletak pada dua poin pokok, yaitu: 1) produksi merupakan penambahan utilitas atas barang dan jasa guna kebutuhan manusia, dan 2) tujuan utama dalam aktivitas produksi adalah maslahah maximer, sedangkan perbedaan, meliputi, 1) Faktor produksi menurut Sadr terbagi atas dua faktor, yakni faktor produksi asli (alam) dan faktor produksi turunan (modal dan tenaga kerja). Sedangkan Mannan menganggap semua faktor produksi adalah penting yang mencakup tanah, modal, tenaga kerja dan organisasi. 2) prinsip produksi menurut Sadr adalah keadilan yang merupakan representasi dari aspek subjektif aktivitas produksi, sedangkan Mannan adalah kesejahteraan ekonomi. Selanjutnya, Urgensi konsep produksi perspektif Sadr dan Mannan adalah kesejahteraan yang merupakan manifestasi dari prinsip keadilan. ABSTRACT: Nowadays, production issues become complex. The majority of the production activity leads to unmoral judgment. This condition was dominated by Capitalist’s and Socialist’s thought systems economy. Muhammad Baqir al-Sadr and Mohammed Abdul Mannan are moslem economist thinkers who present to provide solutions to production problems. This study is intended to answer the problems: How do comparison of thought of Muhammad Baqir al-Sadr and Mohammed Abdul Mannan on production theory?. And, how the urgency of thought Muhammad Baqir al-Sadr and Mohammed Abdul Mannan of theory production in relevance to modern Islamic economy?. This research is a research library research. using a sociological-historical approach. Methods of data collection in this study using documentation method. Then, the data was analyzed by using comparative descriptive analysis The result of this research shows that the concepts of production of Muhammad Baqir al-Sadr and Mohammed Abdul Mannan have two sides, namely the tendency of similarities and differences. The similarities of the production concepts of Sadr and Mannan are located on two points, namely: 1) production is the addition of utility over goods and services to the needs of human beings, and 2) the main purpose in the production activity is maslahah maximer, while the difference, including, 1) Production factors according to Sadr is divided into two factors, namely the original factors of production (natural) and derivative production factors (capital and labor). While, Mannan considers all factors of production are important that includes land, capital, labor, and organization. 2) the principle of production according to Sadr is justice which is a representation of the subjective aspects of production activity, while Mannan is the economic welfare. Furthermore, the Urgency concept of production in Sadr and Mannan is the welfare that is a manifestation of the principle of justice.

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorYahya, ImamUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Teori produksi; Ekonomi Islam modern
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 05 Oct 2018 08:49
Last Modified: 05 Oct 2018 08:49
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8398

Actions (login required)

View Item View Item