Pengembangan instrumen tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi hukum Newton

Nasafi, Istichomah (2018) Pengembangan instrumen tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi hukum Newton. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
skripsi lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (16MB) | Preview

Abstract

Miskonsepsi merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran Fisika yang perlu dipecahkan oleh guru. Salah satu cara untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa adalah dengan menggunakan instrumen tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat. Hingga saat ini belum banyak guru yang menggunakan tes diagnostik untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, validitas, reliabilitas tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat yang dikembangkan , serta untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa MAN 2 Boyolali pada materi Hukum Newton Tentang Gerak. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan menggunakan tahapan 4-D yang dimodifikasi tanpa menyertakan tahap diseminasi. Subjek uji skala kecil adalah siswa kelas XII dan subjek uji skala besar adalah siswa kelas XI MAN 2 Boyolali tahun ajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Instrumen tes diagnostik yang dikembangkan terdiri atas kisi-kisi soal tes, petunjuk pengerjaan dan soal tes, lembar jawab, kunci jawaban dan pedoman penskoran, dan pedoman interpretasi hasil. Uji validitas yang digunakan adalah uji validitas isi. Hasil uji validitas oleh dua validator ahli menunjukkan instrumen tes diagnostik yang dikembangkan valid. Reliabilitas soal yang dikembangkan sebesar 0,808 yang berarti soal tes reliabel. Produk akhir terdiri atas 2 soal berkategori mudah, 17 soal berkategori sedang, dan 3 soal berkategori sulit. Soal tes memiliki daya beda dengan kategori 4 soal diperbaiki, 9 soal diterima tetapi perlu diperbaiki, dan 9 soal diterima. Miskonsepsi tertinggi dengan persentase 57,14 % pada indikator penerapan perhitungan Hukum III Newton dalam kehidupan sehari-hari dan miskonsepsi terendah dengan persentase 33,67 % pada indikator menyelesaikan persoalan Hukum Newton.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorFadlan, AndiUNSPECIFIED
Thesis advisorFariyani, QisthiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Instrumen tes; Diagnostik tiga tingkat; Miskonsepsi; Hukum Newton; Pembelajaran fisika
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 530 Physics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Fisika
Depositing User: Fitria Nuraini
Date Deposited: 15 Oct 2018 07:07
Last Modified: 15 Oct 2018 07:07
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8451

Actions (login required)

View Item View Item