Analisis miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika pada konsep kinematika partikel menggunakan tes diagnostik three tier dan wawancara klinis

Prawira, Wisnu Yudha (2017) Analisis miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika pada konsep kinematika partikel menggunakan tes diagnostik three tier dan wawancara klinis. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
PDFsam_merge.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (19MB) | Preview

Abstract

Miskonsepsi merupakan pandangan dan pengertian yang salah dalam memahami suatu peristiwa atau penjelasan yang terjadi. Hal ini sering terjadi di berbagai instansi pendidikan baik di tingkat dasar, menengah, bahkan perguruan tinggi. Berbagai jenis penelitian juga telah dilakukan guna mengungkap dan menghilangkan miskonsepsi tersebut. Dengan demikian diperlukan kesadaran bahwa masalah ini harus segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi Mahasiswa Calon Guru Fisika pada konsep kinematika partikel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen tes diagnostik three tier dan wawancara klinis. Adapun uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan bahan referensi yaitu rekap tes berupa naskah hasil tes diagnostik three tier dan rekaman wawancara klinis. Analisis data dilakukan secara kualitatif dalam arti diuraikan, dikategorikan, disintesiskan, lalu disusun atau diurutkan secara sistematis dengan menggunakan tiga langkah yaitu peredaksian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa miskonsepsi Mahasiswa Calon Guru Fisika paling banyak terjadi pada subkonsep menentukan perubahan kecepatan benda pada gerak lurus berubah beraturan dan menentukan lintasan gerak benda pada gerak parabola. Faktor penyebab terjadinya miskonsepsi berasal dari Mahasiswa Calon Guru Fisika sendiri yaitu pemikiran asosiatif, reasoning yang tidak lengkap/salah, dan intuisi yang salah. Adapun alternatif penyelesaian masalah ini dapat dilakukan dengan cara dihadapkan pada kenyataan, peristiwa anomali, dan rasionalitas, serta untuk reasoning yang tidak lengkap/salah agar segera dilengkapi. Dengan demikian, diharapkan permasalahan miskonsepsi yang terjadi dapat segera diperbaiki.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorFadlan, AndiUNSPECIFIED
Thesis advisorArsini, ArsiniUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Miskonsepsi; Mahasiswa; Calon Guru Fisika; Kinematika Partikel; Tes Diagnostik Three Tier; Wawancara Klinis
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 530 Physics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Fisika
Depositing User: Fitria Nuraini
Date Deposited: 22 Oct 2018 06:45
Last Modified: 22 Oct 2018 06:45
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8462

Actions (login required)

View Item View Item