Analisis isi buku “Islam Kita, Islam Nusantara” karya Mohamad Guntur Romli

Arifuntaha, Fuad (2018) Analisis isi buku “Islam Kita, Islam Nusantara” karya Mohamad Guntur Romli. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI PULL#5.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Munculnya wacana tentang Islam Nusantara pada tahun 2015 sempat memancing munculnya berbagai reaksi dari kalangan muslim di Negeri ini. Pro dan Kontra terus saja bergulir, bahkan hingga saat ini. Meski begitu bagi para pendukung gagasan Islam Nusantra, wacana tersebut justru harus dihadirkan sebagai solusi atas permasalahan umat. Atas dasar hal itu, Guntur Romli kemudian menyajikan sebuah buku berjudul “Islam Kita, Islam Nusantara” sebagai sebuah jawaban atas tudingan miring kepada para pengusung gagasan Islam Nusantara yang notabene sama sekali tidak merubah ajaran Islam, sebaliknya justru menghadirkan Islam rahamatan lil alamin dalam bingkai kearifan hazanah bangsa. Berangkat dari fenomena tersebut, maka peneliti berusaha mengkaji dan mengetahui isi dari buku “Islam Kita, Islam Nusantara”. Metode yang digunakan adalah analisis isi sebagai pisau analisa kulaitatif, diharapkan peneliti mampu menemukan dan merefleksikan esensi dan subtasnsi dari Buku “Islam Kita, Islam Nusantara” itu sendiri. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa bahwa Islam Nusantara yang terdapat dalam buku karya Guntur Romli yang berjudul “Islam Kita, Islam Nusantara” adalah sebagai berikut:Pertama,Islam Nusantara Bukanlah aliran baru atau firqoh melainkan sebuah cara berislam yang sesuai dengan manhaj ahlussunnah wal jama’ah serta dilaksanakakn dalam konteks budaya lokal nusantara ( selama budaya itu tidak bertentangan dengan hukum syari’at)Kedua,Perbedaan antatra kaum tradisional dan modernis yang pernah terjadi pada paruh awal abad ke-20 tentu sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini, dimana NU sebagai kelompok yang di identikan dengan tradisionalis dan Muhammadiyah sebagai modernis justru sudah mampu berelaborasi dalam menampakkan wajah Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin.Ketiga,Islam Nusantara terbukti mampu menunjukan sinergi dengan nilai-nilai esensial Islam, Pancasila dan HAM dengan berbagai dinamika sosial yang terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini bisa terwujud karena Islam Nusantara memiliki karakter Toleran, tasamuh, tawasuth (moderat), tawazun (berimbang).

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMusyafak, NajahanUNSPECIFIED
Thesis advisorRahmi, AmeliaUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Islam Nusantara; Buku
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.8 Islamic sects > 297.83 Other sects
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 08 Nov 2018 06:11
Last Modified: 08 Nov 2018 06:11
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8551

Actions (login required)

View Item View Item