Pemberitaan media massa tentang aksi damai 4 November 2016 di Jakarta

Munifah, Anim (2018) Pemberitaan media massa tentang aksi damai 4 November 2016 di Jakarta. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img] Text
SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Media massa sebagai salah satu alat yang digunakan untuk menyampaikan sebuah informasi kepada khalayak, dapat dignakan untuk mempengaruhi bahkan mampu merubah pola pikir masyarakat (pembaca) .dengan apa yang diberitakan atau disampaikan oleh media massa. Terbukti beberapa peristiwa di akhir tahun 2016 yang cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. Media cetak maupun elektronik memberitakan kejadian demi kejadian sehingga menjadi perbincangan hangat di berbagai penjuru daerah. Misalnya, Aksi 4 November 2016 merupakan bagian dari peristiwa akhir tahun yang banyak menyita perhatian media sekaligus masyarkat. Semua media ingin menghasilkan berita yang aktual dan terpercaya bagi masyarakat yang tak luput dengan kecenderungan yang dimilikinya. Salah satunya Surat Kabar Kompas (SKH) dan Republika yang sama-sama memberitakan peristiwa aksi damai yang diadakan di Jakarta tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk meneliti sebuah kecenderungan media dalam proses memberitakan sebuah peristiwa. Penelitian ini merupakan penelitian kulaitatif dengan menggunakan pendekatan framing model Zongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang mengemukakan bahwa perangkat framing terdiri empat struktur, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompas lebih netral dalam memberitakan mengenai aksi damai 4-11. Dalam pemberitaannya, Kompas lebih menekankan dan menitik beratkan upaya-upaya pemerintah khususnya langkah-langkah Presiden Joko Widodo dalam meredam ketegangan dampak dari aksi 4 November. Adapun Republika, yang memiliki komitmen tinggi terhadap Islam cenderung melihat peristiwa Aksi Damai 4 November 2016 sebagai aksi bermartabat dan tidak merupakan aksi SARA, yang murni merupakan aksi aspirasi umat Muslim Indonesia yang membela agamanya. Sehingga Republika menamainya sebagai aksi “Bela Islam” dan menempatkan Basuki sebagai orang yang terbukti telah melakukan penistian agama yang harus dijatuhi hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku. Berita yang dihadirkan oleh Republika, semuanya merupakan berita yang bersifat indepth dan selalu menjadi headline.Adapun dalam menekankan fakta, Kompas dan Republika sama-sama sering menghadirkan foto sebagai pelengkap berita. selain foto, Kompas dan Republika juga menggunakan elemen grafis dalam bentuk pemakaian huruf tebal pada setiap berita yang dihadirkan

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSholihati, SitiUNSPECIFIED
Thesis advisorAbdullah, Asep DadangUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Media massa; Pemberitaan; Demonstrasi
Subjects: 000 Computer science, information, general works > 070 News media, journalism, publishing
300 Social sciences > 302 Social interaction
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 09 Nov 2018 08:14
Last Modified: 09 Nov 2018 08:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8556

Actions (login required)

View Item View Item