Peran tokoh punakawan dalam pewayangan sebagai upaya dakwah Sunan Kalijaga

Alim, Fattahul (2018) Peran tokoh punakawan dalam pewayangan sebagai upaya dakwah Sunan Kalijaga. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
FULL SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Judul penelitian “Peran Tokoh Punakawan dalam Pewayangan Sebagai Upaya Dakwah Sunan Kalijaga”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang masuknya tokoh punakawan dalam pewayangan sebagai media dakwah Sunan Kalijaga dan peran tokoh punakawan dalam pewayangan sebagai upaya dakwah Sunan Kalijaga. Metode yag digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Kepustakaan/ Library Research dengan teknik pengumpulan data yang digunakan berupa Library Reseach yang dilakukan untuk mencari dan menggali data-data dari buku terkait dengan judul penelitian, dokumentasi berupa catatan, buku, brosur, dan surat kabar untuk mendukung analisa terkait Peran Tokoh Punakawan dalam Pewayangan Sebagai Upaya Dakwah Sunan Kalijaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Sunan Kalijaga memasukkan punakawan ke dalam pewayangan untuk sarana dakwahnya. Mengingat pada waktu itu, masyarakat Jawa belum mengenal Islam. Mayoritas dari mereka merupakan penganut dari agama Hindu dan Budha, serta kepercayaan Animisme maupun Dinamisme. Maka dari itu, Sunan Kalijaga kemudian berinisiatif untuk berdakwah menggunakan wayang karena waktu itu wayang sangat disukai oleh masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga kemudian memasukkan punakawan dengan menggubah lakon-lakon baru seperti, Semar Mbangun Khayangan, Petruk Dadi Ratu Jamus Kalimasada, dll. Sehingga tokoh punakawan ini hanya terdapat di Jawa dan tidak terdapat dalam kitab aslinya, yaitu kitab Mahabarata dan Ramayana. Maka, punakawan ini merupakan media yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga untuk menarik minat masyarakat Jawa supaya dakwah dapat diterima dengan baik tanpa adanya paksaan, perdebatan dan pertentangan. Kedua, lakon cerita yang digubah oleh Sunan Kalijaga dengan memasukkan tokoh punakawan dalam pewayangan diantaranya yaitu, Semar Mbangun Khayangan, Petruk Dadi Ratu, Jamus Kalimasada, dll. merupakam materi dakwah yang berisi muatan-muatan Islami untuk disampaikan kepada masyarakat Jawa pada waktu itu. Misalnya, dalam lakon Semar Mbangun Khayangan, dikisahkan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin juga harus memperhatikan nasehat-nasehat dari rakyat. Karena itulah, Semar ingin membangun jiwa seorang pemimpin melalui tiga hal yaitu agama, kebijaksanaan dan sikap adil. Selanjutnya, melalui kisah Petruk Dadi Ratu yang memiliki makna, ketika seseorang menjadi raja, maka tidak boleh sombong dan meremehkan rakyat kecil, karena rakyat kecil kalau sudah marah / memberontak kepada pimpinan, semua bisa berantakan. Kritik rakyat kecil biasanya murni dan tulus untuk mengingatkan pada atasan agar jangan berlebihan (keblablasen). Maka dari sinilah, petruk mengingatkan para tuannya, karena kalau secara terang-terangan pasti tidak dipercaya bahkan mungkin dimarahi. Begitupun melalui kisah Jamus Kalimasada, yang memiliki pesan bahwa seseorang yang memegang teguh agama Islam, akan menjadi orang yang selamat. Hal ini karena di dalam Islam banyak mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang sangat dalam sehingga menjadikan pemeluknya bahagia di dunia maupun di akhirat. Selain dari cerita-cerita tersebut, nama dan karakter tokoh punakawan juga dibuat untuk melengkapi adanya Islam. Disinilah peran dari adanya tokoh punakawan dalam pewayangan sebagai upaya dakwah Sunan Kalijaga

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorIsmawati, IsmawatiUNSPECIFIED
Thesis advisorKibtiyah, MaryatulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Punakawan; Wayang; Metode dakwah; Sunan Kalijaga
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.267 Islam and arts
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 16 Nov 2018 06:45
Last Modified: 16 Nov 2018 06:45
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8574

Actions (login required)

View Item View Item