Studi sumber daya manusia (SDM) amil dan pendistribusian zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang

Lutfiana, Nana (2018) Studi sumber daya manusia (SDM) amil dan pendistribusian zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
Nana Lutfiana___131311110.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Nana Lutfiana (131311110) dengan judul penelitian: Studi Sumber Daya Manusia (SDM) Amil Dan Pendistribusian Zakat Produktif Di BAZNAS Kota Semarang. Zakat merupakan salah satu pilar utama agama Islam yang termasuk pada rukun Islam. Zakat memiliki dimensi horizontal (manusia dengan Allah) dan vertikal (manusia dengan manusia). Zakat akan lebih efektif jika dikelola melalui lembaga. Tentunya lembaga pengelola zakat harus memiliki sumber daya amil yang berkompeten agar tujuan zakat dapat tercapai. Tujuannya tidak lain agar dalam mengelola zakat, amil baik pada saat awal pengumpulan hingga pendistribusian dapat berjalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan mengamati persoalan mengenai sumber daya manusia (SDM) amil dan pendistribusian zakat produktif. Unsur-unsur manajemen khususnya pada unsur man, merupakan unsur paling penting pada pengelolaan zakat dalam suatu lembaga zakat. Objek penelitian pada penelitian ini ialah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis deskriptif dengan teknik induktif melalui tahap-tahap reduction, data display dan verivication. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, sumber daya manusia (SDM) amil BAZNAS Kota Semarang sebagaimana yang tercantum pada SK Walikota Semarang Nomor: 451.12/509 ialah orang-orang terpilih yang terdiri dari unsur pemerintah dan masyarakat. Yang mayoritas diantaranya dari pemerintahan yaitu Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, MUI Kota Semarang, Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Inspektorat Kota Semarang, Pengadilan Agama Kota Semarang, civitas akademika (dosen, rektor), Ormas, Pengusaha, media surat kabar, Pemerintah Kota Semarang, Dinas Pendidikan, LSM, tokoh masyarakat dan lain sebagainya yang menurut peneliti termasuk orang-orang yang memiliki kesibukan cukup tinggi. Sedangkan dari unsur masyarakat hanyalah minoritas yang direkrut berdasarkan hasil seleksi. Sehingga bisa jadi, kurang adanya profesionalitas kerja dalam menangani pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah. Kedua, pengakuan amil secara de jure terlihat secara jelas pada susunan pengurus BAZNAS Kota Semarang Nomor: 451.12/509 masa bhakti 2013-2016. Sedangkan secara de facto susunan pengurus BAZNAS Kota Semarang yang dapat dikatakan telah melaksanakan tugas dan fungsinya, terlihat pada struktur yang telah terbentuk pada kesekretariatan BAZNAS Kota Semarang. Ketiga, pendistribusian zakat produktif di BAZNAS Kota Semarang dialokasikan pada program Semarang Makmur. Terdiri dari Bina Mitra Mandiri (BMM) dan Sentra Ternak (ST) yang bersifat ‘centralistic’ dengan memperhatikan prinsip pemerataan, keadilan dan kewilayahan. Program ini ditujukan kepada mustahik produktif Kota Semarang yang telah memenuhi kriteria syarat pengajuan. Pemberian bantuan dilakukan secara langsung di kantor sekretariat BAZNAS Kota Semarang.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMalik, Hatta AbdulUNSPECIFIED
Thesis advisorSusanto, DedyUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Amil zakat; Zakat produktif; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS); Distribusi zakat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 28 Nov 2018 02:26
Last Modified: 28 Nov 2018 02:26
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8616

Actions (login required)

View Item View Item