Efektivitas model pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) terhadap kemampuan berpikir aljabar pokok bahasan fungsi komposisi dan invers MA Shofa Marwa Kabupaten Grobogan tahun ajaran 2016/2017

Arifah, Ulfatul (2018) Efektivitas model pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) terhadap kemampuan berpikir aljabar pokok bahasan fungsi komposisi dan invers MA Shofa Marwa Kabupaten Grobogan tahun ajaran 2016/2017. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
FULL SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (13MB) | Preview

Abstract

Pembelajaran yang berlangsung di MA Shofa Marwa Kabupaten Grobogan masih menggunakan pembelajaran klasikal.Selain itu peserta didik memiliki kemampuan rendah dalam memanipulasi bilangan. Berdasarkan hasil analisis pada tahap awal yaitu menggunakan nilai ulangan harian materi suku banyak (polinom), diketahui bahwa kemampuan berpikir aljabar Kelas XI IPA masih rendah. Oleh karena itu peneliti mengambil rumusan masalah apakah model pembelajaran CORE efektif terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa kelas XI IPA MA Shofa Marwa Kabupaten Grobogan Tahun ajaran 2016/2017 pada Fungsi komposisi dan Invers? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran CORE terhadap kemampuan berpikir aljabar peserta didik kelas XI IPA MA Shofa Marwa Kabupaten Grobogan Tahun ajaran 2016/2017 pada Fungsi komposisi dan Invers.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk desain Posttest- Only Control Design.Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MA Shofa Marwa yang terdiri dari dua kelas, sehingga penelitian ini termasuk penelitian populasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh, dengan kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, uji perbandingan rata-rata pada uji tahap akhir diperoleh t_hitung =2,25988 dan t_tabel =1,68385 pada taraf signifikansi 5% dan dk = (n_1+ n_2-2) = 40. Karena t_hitung =2,25988 >t_tabel =1,68385, maka Ho ditolak atau H1 diterima. Hal ini dapat diartikan bahwa rata- rata kemampuan berpikir aljabar materi fungsi komposisi dan invers peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) lebih baik dari pada kemampuan berpikir aljabar materi fungsi komposisi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran klasikal.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorRomadiastri, YuliaUNSPECIFIED
Thesis advisorNadhifah, NadhifahUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Model pembelajaran; Kemampuan berpikir; Aljabar; Pembelajaran matematika
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 510 Mathematics > 512 Algebra and number theory
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Matematika
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 30 Nov 2018 07:48
Last Modified: 30 Nov 2018 07:48
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8637

Actions (login required)

View Item View Item