Metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat dan implementasinya dalam Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)

Maullasari, Sri (2018) Metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat dan implementasinya dalam Bimbingan dan Konseling Islam (BKI). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of skripsi lengkap.pdf]
Preview
Text
skripsi lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, kegiatan dakwah memerlukan sebuah strategi yang jitu dan konsep yang jelas. Untuk itu perlu sebuah metode atau cara yang sistematis yang digunakan untuk menyampaikan materi atau pesan dakwah kepada mad’u. Berkaitan dengan persoalan-persoalan dakwah, penulis menyadari sebenarnya sudah banyak pemikir dakwah yang mencoba memecahkannya, salah satunya adalah Jalaluddin Rakhmat. Menurut Jalaluddin Rakhmat, untuk melakukan kegiatan dakwah, diperlukan keahlian dalam penyampaian nilai-nilai dakwah. Penulis fokus untuk melakukan pengkajian antara metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat dan implementasinya dalam bimbingan dan konseling Islam karena keduanya bisa dikatakan saling berkaitan. Rumusan masalah penelitian ini adalah,1). Bagaimana Metode Dakwah Menurut Jalaluddin Rakhmat?, 2). Bagaimana Implementasi Metode Dakwah Menurut Jalaluddin Rakhmat dalam Bimbingan dan Konseling Islam? Dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research). Studi kepustakaan ini terkait dengan objek penelitian buku-buku, jurnal atau artikel apa saja yang mendukung seluruh proses penelitian terkait metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat. Data yang terkumpul kemudian dianalisis kemudian disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan, 1). Menurut Jalaluddin Rakhmat terdapat tiga metode dakwah, yakni: dakwah dengan hikmah (bi al- hikmah), mau’idzah hasanah, dan dakwah dengan diskusi yang baik (mujadalah billati hiya ahsan). Untuk mencapai tiga hal tersebut dapat dilakukan dengan prinsip komunikasi dalam Islam, yaitu qaulan sadidan, qaulan maysura, qaulan karima, qaulan layyina, qaulan baligha dan qaulan ma’rufa. 2). Metode dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat dapat diimplementasikan dalam proses bimbingan dan konseling sebagai upaya memperdalam penerapan ketrampilan komunikasi konseling. Al-hikmah

x

dapat diterapkan dalam tahap awal konseling di mana dalam proses ini berusaha untuk memahami suatu permasalahan klien dengan cara yang baik. Mauidzhah hasanah dapat diterapkan dalam tahap pertengahan, yang merupakan tahap kerja di mana akan adanya nasihat-nasihat agar klien bisa menemukan berbagai alternatif atas permasalahan yang dihadapi. Mujadalah billati hiya ahsan dapat diterapkan dalam tahap akhir, yaitu tahap tindakan (action) yang berusaha untuk menyakinkan klien terhadap solusi yang akan diambil secara mandiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Metode dakwah; Bimbingan konseling Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Fitria Nuraini
Date Deposited: 13 Dec 2018 00:46
Last Modified: 29 May 2021 03:55
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8732

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics