Konsep pendidikan multikultural bagi pengembangan afeksi anak : studi pemikiran Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A. tentang pendidikan multikultural berbasis afektif sufistik

Prasetya, Riski (2018) Konsep pendidikan multikultural bagi pengembangan afeksi anak : studi pemikiran Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A. tentang pendidikan multikultural berbasis afektif sufistik. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi Arus globalisasi yang terjadi pada masa ini, di samping membawa banyak kemudahan bagi warga dunia, juga membawa dampak negatif yang berisiko adanya disintegratif. Dunia sufistik menawarkan konsep pendidikan multikultural berbasis afektif (rasa) dengan karakteristik pada pengembangan paradigma keberagaman yang inklusif. Pengembangan kesadaran untuk dapat belajar hidup dalam perbedaan, penanaman, sikap toleran, cinta keharmonisan, kebaikan, dan kemaslahatan, saling menghargai, menghormati dan saling menyayangi Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: 1) Bagaimanakah konsep pendidikan multikultural?, 2) Bagaimana pemikiran Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A. tentang pendidikan multikultural berbasis afektif sufistik?, 3) Bagaimana relevansi pemikiran Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A. tentang pendidikan multikultural berbasis afektif sufistik bagi pengembangan afeksi anak? Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan jenis penelitian intelectual biography. Dengan sumber data primer adalah wawancara langsung Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A. dan data sekundernya dari tulisan Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A.. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, metode library research. Selanjutnya dianalisis menggunakan metode content analysis dan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) konsep pendidikan multikultural adalah pengakuan akan martabat manusia yang dapat hidup dalam keberagaman kebudayaan yang masing-masing cenderung unik. 2) Konsep pendidikan multikultural berbasis afektif sufistik menurut Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A merupakan pendidikan ini mengarah ajaran suifistik, yaitu saling menolong, dan kasih sayang dengan mengembangakan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan spiritual secara seimbang melalui kinerja qalb untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dan berperilaku sebagaimana sifat-sifat Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. 3) Relevansi pemikiran Prof. Dr. H. Abdullah Hadziq, M.A. tentang pendidikan multikultural berbasis afektif bagi pengembangan afeksi Anak terletak pada proses pembelajaran yang mengedepankan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan spiritual dalam setiap proses yang dilakukan dengan menekankan pada penghargaan terhadap keberagamaan setiap individu anak dan mengedepankan kasih sayang dalam mengajar anak dengan menekankan pada kekuatan qalb pada diri anak.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorAchmad, UbaidillahUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pendidikan multikultural; Afeksi anak; Pendidikan anak; Sufistik
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 25 Jan 2019 03:41
Last Modified: 25 Jan 2019 03:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8844

Actions (login required)

View Item View Item